Nosel.id Jakarta- Bagi Ganis My Harta R, seni bukan sekadar aktivitas yang dilakukan di waktu luang. Seni telah menjadi bagian dari perjalanan hidup yang tumbuh bersamanya sejak masa kanak-kanak.
Lahir dan besar di Solo, Jawa Tengah, Ganis tumbuh dalam lingkungan keluarga yang cukup dekat dengan seni dan budaya. Darah seni yang mengalir dari keluarga, terutama dari sang eyang, menjadi salah satu alasan mengapa kecintaannya terhadap seni terasa begitu natural.
Masa kecil yang hangat dan sederhana menjadi fondasi penting dalam perjalanan Ganis. Sejak kecil, ia sudah dikenalkan dengan berbagai bentuk kesenian, terutama seni tari.
Ketertarikannya terhadap dunia tari bahkan mulai tumbuh ketika ia masih duduk di kelas 2 SD. Berawal dari melihat pertunjukan seni dan merasa tertarik, Ganis kemudian meminta sang mamah untuk mendaftarkannya mengikuti les menari.
Keputusan sederhana itu ternyata menjadi awal dari perjalanan panjang yang mempertemukannya dengan banyak pengalaman dan kesempatan.
Seiring berjalannya waktu, Ganis tidak hanya menekuni tari, tetapi juga mulai berani mencoba berbagai aktivitas lain.
Ia mendapatkan kesempatan menjadi talent, mengikuti photoshoot, serta terlibat dalam berbagai event.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika ia mengikuti Pemilihan Mas & Mbak Duta Wisata Sukoharjo 2021 dan berhasil meraih penghargaan Best Talent atau Mbak Berbakat.
Pengalaman tersebut tidak hanya menjadi pencapaian, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi Ganis. Menjadi duta wisata membuatnya memahami bahwa tampil di depan publik bukan sekadar persoalan penampilan.
Ada kemampuan komunikasi, public speaking, kepercayaan diri, cara membawa diri, hingga pemahaman terhadap potensi daerah yang perlu terus dikembangkan.

Baginya, mengenal dan memperkenalkan budaya daerah merupakan pengalaman yang memiliki nilai tersendiri.
Solo dan sekitarnya bukan hanya tempat ia tumbuh, tetapi juga bagian dari identitas yang membentuk cara pandangnya terhadap kehidupan.
Menariknya, di tengah aktivitasnya di dunia seni dan kreativitas, Ganis juga menjalani dunia profesional. Saat ini ia bekerja sebagai seorang sekretaris di salah satu bank di Solo. Dua dunia yang dijalaninya tersebut memiliki karakter yang berbeda, tetapi justru saling melengkapi.
Di lingkungan pekerjaan, Ganis dituntut untuk memiliki ketelitian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalitas. Sementara melalui seni, ia mendapatkan ruang untuk berekspresi, berkreasi, dan menjaga sisi kreatif dalam dirinya.
Bagi Ganis, keduanya bukanlah sesuatu yang harus dipertentangkan.
Justru dari pekerjaan ia belajar tentang tanggung jawab dan konsistensi, sedangkan seni mengajarkannya untuk tetap menikmati proses dan memberikan ruang bagi dirinya untuk berekspresi.
Menjalani berbagai aktivitas tentu bukan tanpa tantangan. Salah satu hal yang paling dirasakan Ganis adalah bagaimana membagi waktu dan menjaga energi. Pekerjaan, keluarga, kegiatan seni, hingga waktu untuk diri sendiri semuanya membutuhkan perhatian.
Ada kalanya rasa lelah datang. Ada pula saat ketika sesuatu yang diharapkan belum berjalan sesuai kenyataan. Namun, dari berbagai pengalaman tersebut Ganis belajar untuk tidak terlalu keras kepada dirinya sendiri.
Ia percaya bahwa menjalani enjoyable life bukan berarti memiliki kehidupan yang selalu bebas dari masalah. Menikmati hidup justru berarti mampu menemukan kebahagiaan di tengah berbagai proses yang sedang dijalani.
Bersyukur, menikmati hal-hal sederhana, menghabiskan waktu bersama keluarga, berada di sekitar orang-orang yang memberikan energi positif, serta tidak terlalu sibuk membandingkan diri dengan pencapaian orang lain menjadi cara Ganis menjaga keseimbangan hidup.
Menurutnya, setiap orang memiliki perjalanan dan waktunya masing-masing. Karena itu, tidak ada alasan untuk terus merasa tertinggal hanya karena melihat orang lain sudah berada di titik yang berbeda.
Prinsip tersebut pula yang menjadi pegangan Ganis dalam melihat masa depan. Ia berharap keluarganya selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, umur panjang, dan kehidupan yang baik. Baginya, keluarga adalah tempat pertama untuk pulang sekaligus sumber semangat terbesar.
Dalam karier, Ganis ingin terus berkembang menjadi pribadi yang semakin profesional. Namun, di saat yang sama, ia tidak ingin meninggalkan dunia seni dan budaya yang sudah menjadi bagian dari dirinya sejak kecil.
Ia berharap dapat terus belajar, mencoba berbagai hal baru, dan suatu hari bisa memberikan kontribusi yang lebih besar bagi seni dan budaya, khususnya budaya daerah yang menjadi bagian dari identitas masyarakat.
Bagi Ganis, pencapaian dalam hidup bukan hanya tentang seberapa tinggi seseorang dapat melangkah. Lebih dari itu, ada harapan agar setiap keberhasilan dapat membawa kebahagiaan bagi keluarga sekaligus memberikan manfaat bagi orang lain.
“Tidak harus menjadi yang paling hebat untuk bisa berarti. Cukup terus bertumbuh, berkarya dengan hati, dan jadilah versi terbaik dari diri sendiri,” ungkapnya.
Pesan tersebut menjadi refleksi dari perjalanan Ganis sendiri. Ia tidak melihat perjalanan hidup sebagai perlombaan untuk menjadi yang paling cepat atau paling unggul. Baginya, keberanian untuk memulai, kemauan untuk belajar, dan kesediaan menikmati setiap proses jauh lebih penting.
Ia pun mengajak siapa pun yang memiliki mimpi untuk tidak terlalu takut memulai.
Sebab, kesempatan baik bisa datang dari berbagai arah dan terkadang bermula dari langkah yang terlihat sederhana. Apa yang dahulu dimulai Ganis dari sebuah ketertarikan terhadap seni tari ketika masih duduk di bangku sekolah dasar, perlahan berkembang menjadi berbagai pengalaman yang membentuk dirinya hingga hari ini.
Karena itu, ia percaya bahwa tidak ada proses yang benar-benar sia-sia.
“Jalani setiap proses dengan ikhlas, nikmati setiap langkahnya, dan jangan pernah berhenti menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Karena setiap perjalanan punya waktunya masing-masing,” tuturnya.

Perjalanan Ganis My Harta S menjadi gambaran bahwa kehidupan tidak harus dijalani dengan memilih satu sisi saja. Seseorang dapat tetap profesional dalam karier, sekaligus menjaga passion dan kreativitas yang membuat hidup terasa lebih bermakna.
Dari Solo, ia membawa kecintaan terhadap seni dan budaya. Dari dunia profesional, ia belajar tentang tanggung jawab dan kedisiplinan. Sementara dari perjalanan hidup, ia belajar untuk tetap bersyukur, rendah hati, dan menikmati setiap proses.
Pada akhirnya, bagi Ganis, kehidupan yang baik bukanlah tentang memiliki semuanya sekaligus.
Kehidupan yang berarti adalah ketika seseorang mampu bertumbuh tanpa kehilangan dirinya sendiri, mengejar mimpi tanpa melupakan keluarga, serta berkarya bukan hanya untuk pencapaian pribadi, tetapi juga untuk memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.
Dan mungkin, di situlah makna sebenarnya dari menikmati kehidupan: terus bertumbuh, tetap berkarya, mencintai proses, dan pulang dengan hati yang penuh rasa syukur.
Source image: ganis






