Nosel.id Jakarta- Blitar bukan sekadar kota kelahiran bagi Anggun Elza Mayanti. Kota ini menyimpan banyak kenangan dan rasa rindu yang selalu membawanya kembali pada kehangatan keluarga besar.
Blitar dikenal dengan suasananya yang sejuk, asri, serta kekayaan alam yang masih menyimpan begitu banyak potensi. Bagi Anggun, semua itu menjadi bagian dari alasan mengapa Blitar selalu memiliki tempat khusus di hatinya.
Namun, lebih dari keindahan kotanya, keluarga menjadi hal yang paling dirindukan setiap kali ia pulang. Kehangatan keluarga besar menghadirkan rasa nyaman yang sulit digantikan oleh apapun.
Di tengah kesibukan dan perjalanan hidup yang terus bergerak, pulang menjadi kesempatan untuk kembali mengingat nilai-nilai sederhana yang membentuk dirinya.
Saat ini, Anggun menjalani aktivitas profesionalnya di Paragon Corp Surabaya. Di luar pekerjaan utama tersebut, ia juga aktif mengambil sejumlah pekerjaan freelance.
Beberapa di antaranya adalah menjadi model untuk kebutuhan iklan produk maupun menjalani aktivitas visit untuk keperluan endorsement.
Baginya, setiap kesempatan yang datang menjadi ruang untuk belajar sekaligus memperluas pengalaman.
Selain itu, Anggun juga masih menjalankan Anzaa Class dengan sistem pembelajaran privat untuk beberapa murid.

Aktivitas tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusinya dalam berbagi pengetahuan. Di tengah berbagai kesibukan, ia berusaha menjaga agar setiap peran yang dijalani tetap memiliki nilai dan manfaat.
Menjalani beberapa aktivitas sekaligus tentu bukan tanpa tantangan. Salah satu hal yang paling ia rasakan adalah berkurangnya waktu bersama keluarga. Kesibukan membuatnya harus pintar mengatur waktu agar kehidupan profesional dan personal tetap memiliki ruang yang seimbang.
Namun, Anggun memiliki prinsip bahwa ketika seseorang menjalani pekerjaan dengan hati, rasa lelah tidak akan mudah membuatnya menyerah.
Baginya, mencintai apa yang dilakukan memberikan kekuatan tersendiri untuk terus bertahan ketika menghadapi kesibukan dan berbagai tantangan.
“Kalau kita bisa bekerja dengan hati, lelahnya nggak akan bikin kita menyerah,” ungkapnya.
Dalam menjalani kehidupan, Anggun tidak menuntut dirinya untuk selalu menjadi sempurna. Ia justru memilih untuk terus bertumbuh sedikit demi sedikit. Baginya, menjadi lebih baik satu persen setiap hari sudah merupakan pencapaian yang berarti.
Ia menyadari bahwa kehidupan tidak akan selalu berjalan tanpa masalah. Akan selalu ada situasi yang tidak sesuai harapan, tantangan yang datang tiba-tiba, maupun kesalahan yang mungkin terjadi. Namun, yang terpenting adalah kemauan untuk melakukan evaluasi dan terus memperbaiki diri.
Prinsip tersebut menjadi cara Anggun menjaga langkahnya agar tetap berkembang tanpa kehilangan kesadaran bahwa setiap manusia memiliki keterbatasan dan proses masing-masing.
Anggun juga percaya bahwa kehidupan bukanlah perlombaan tentang siapa yang paling cepat mencapai tujuan. Setiap orang memiliki jalan, ritme, kesempatan, dan tantangan yang berbeda.
Karena itu, membandingkan perjalanan diri dengan perjalanan orang lain sering kali justru membuat seseorang kehilangan kesempatan untuk menikmati prosesnya sendiri.
“Setiap manusia mempunyai jalan dan langkahnya masing-masing. Hidup bukan soal siapa yang berlari kencang dan siapa yang berjalan pelan. Semua dari kita sedang sama-sama berproses.”
Baginya, proses setiap manusia tidak pernah benar-benar adil jika dibandingkan dengan proses orang lain. Seseorang mungkin terlihat lebih cepat berhasil, sementara yang lain membutuhkan waktu lebih panjang. Namun, tidak ada yang benar-benar tahu perjuangan, pengorbanan, maupun perjalanan yang berada di balik pencapaian seseorang.
Karena itu, Anggun memilih untuk fokus pada dirinya sendiri. Bukan untuk menjadi lebih baik dari orang lain, melainkan untuk menjadi versi terbaik dari dirinya dibandingkan hari sebelumnya.
Pesan tersebut menjadi refleksi dari cara Anggun menjalani kehidupannya: terus belajar, terus memperbaiki diri, dan menikmati setiap tahapan tanpa harus terburu-buru.
Baginya, bertumbuh tidak harus selalu terlihat besar. Terkadang, perubahan paling berarti justru hadir melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Menjadi satu persen lebih baik setiap hari, menjaga hubungan dengan keluarga, menjalani pekerjaan dengan hati, serta tetap menghargai proses orang lain adalah bagian dari perjalanan yang ingin terus ia jalani.

“Dibanding membandingkan, fokuslah pada dirimu sendiri dan versi terbaik yang kamu miliki.
Berproseslah dengan indah tanpa menyulitkan proses orang lain dalam setiap langkahnya.”
Melalui perjalanan dan berbagai peran yang dijalaninya, Anggun Elza Mayanti ingin terus bertumbuh dengan caranya sendiri.
Bukan mengejar kesempurnaan, melainkan belajar menjadi lebih baik, sedikit demi sedikit, sembari tetap menjaga hati, keluarga, dan nilai-nilai yang ia percaya.
Source image: Anggun






