Nosel.id Jakarta- Sumayani Puji Lestari, atau yang akrab disapa Budhe Yani, merupakan sosok ibu rumah tangga yang menemukan banyak kebahagiaan melalui olahraga.
Ia berasal dari Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tempat ia dilahirkan dan tumbuh hingga menyelesaikan pendidikan.
Baginya, Gunungkidul bukan sekadar tempat tinggal, tetapi kampung halaman yang menyimpan begitu banyak kenangan.
Gunungkidul memiliki suasana yang sejuk dan indah, dengan masyarakat yang ramah dan baik. Di sanalah Budhe Yani tumbuh dalam keluarga yang hangat dan penuh kebahagiaan.
Kesederhanaan lingkungan dan kehangatan keluarga menjadi bagian penting yang membentuk dirinya hingga saat ini.
Sebagai seorang ibu rumah tangga, Budhe Yani memiliki hobi yang membuatnya tetap aktif dan bersemangat, yaitu olahraga.
Ia menikmati berbagai aktivitas olahraga, terutama poundfit dan running. Ketertarikannya pada poundfit bermula dari rasa penasaran.
Awalnya hanya ingin mencoba, tetapi setelah menjalaninya, ia justru merasakan banyak hal positif.
Baginya, poundfit bukan hanya tentang bergerak dan berkeringat. Olahraga ini menjadi salah satu cara untuk melepaskan emosi, menjaga tubuh tetap sehat dan bugar, sekaligus memberikan ruang untuk bersosialisasi.

Dari olahraga tersebut, ia juga mendapatkan banyak teman dan pengalaman baru. Karena itu, poundfit akhirnya menjadi salah satu aktivitas yang begitu ia nikmati.
“Banyak hal baik yang saya rasakan setelah mulai poundfit.
Selain badan menjadi lebih sehat dan bugar, kita juga bisa release emosi dan mendapatkan banyak teman,” ungkapnya.
Menariknya, ketika ditanya mengenai suka dan duka menjalani olahraga poundfit, Budhe Yani justru merasa hampir tidak menemukan sisi dukanya.
Baginya, setiap sesi olahraga selalu memberikan energi positif dan membawa manfaat, baik untuk tubuh maupun pikiran.
Kini, olahraga menjadi bagian dari perjalanan Budhe Yani untuk terus menjaga kesehatan sekaligus menikmati kehidupan.
Ia percaya bahwa memiliki tubuh yang sehat merupakan salah satu modal penting untuk menjalani berbagai aktivitas dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik.
Di balik perjalanan tersebut, Budhe Yani juga memiliki sebuah prinsip hidup yang sederhana namun penuh makna: “Manusia punya rencana, tetapi Tuhan punya kuasa.”
Ia percaya bahwa tidak semua harapan harus berakhir sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Ketika kenyataan tidak berjalan seperti yang diharapkan, bukan berarti semuanya berakhir buruk. Bisa jadi, Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang jauh lebih indah.
Bagi Budhe Yani, yang terpenting adalah tetap menjalani hidup dengan penuh syukur, menjaga kesehatan, berusaha sebaik mungkin, dan percaya pada rencana Tuhan.
Ia pun menitipkan sebuah harapan untuk semua orang agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran dalam pekerjaan, kemudahan dalam urusan keuangan, serta kelancaran dalam setiap urusan kehidupan.
“Jika harapan tidak sesuai kenyataan, percayalah bahwa Tuhan pasti punya rencana yang lebih indah untuk kita.”

Begitulah Budhe Yani memaknai perjalanan hidupnya. Terus bergerak, menjaga kesehatan, menikmati setiap proses, dan percaya bahwa setiap rencana Tuhan selalu memiliki alasan dan keindahannya sendiri.
Source image: Budhe Yani






