Nosel.id Jakarta- Bagi Elizabeth Avi, Balikpapan bukan sekadar tempat tinggal, tetapi kota yang punya cerita dan karakter tersendiri.
Ia menyebut Balikpapan sebagai kota minyak, meski dengan candaan sederhana, “kota minyak yang antri minyak.” Hehehe.
Menurutnya, Balikpapan tetap menjadi salah satu kota yang paling aman dan bersih, sehingga membuatnya nyaman untuk menjalani kehidupan di sana.
Menariknya, Elizabeth justru memilih berkarier di dunia yang mungkin tidak banyak dibayangkan untuk seorang perempuan.
Ia bekerja di bidang heavy equipment, sebuah lingkungan yang mayoritas diisi laki-laki dengan pekerjaan yang berkaitan dengan site, perkebunan, dan berbagai aktivitas lapangan.

Di tengah dunia kerja yang cukup maskulin tersebut, ia tetap membawa sisi dirinya yang dekat dengan fotografi dan berbagai bentuk seni, termasuk ketertarikannya pada tattoo.
Bagi Elizabeth, menjalani kehidupan tidak harus selalu tentang melakukan hal-hal yang disukai. Ada kalanya kita justru harus berada dalam situasi yang tidak sesuai dengan keinginan.
Namun, ia memiliki satu prinsip sederhana: selalu berusaha bahagia dengan apa pun yang sedang dijalani. Bahkan ketika melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak disukai, ia mencoba mencari sisi seru dan kebahagiaan di dalamnya.
Baginya, kemampuan untuk menikmati proses adalah salah satu cara agar hidup tetap terasa ringan.
Ke depan, Elizabeth tidak memiliki keinginan yang rumit. Ia hanya ingin hidup bahagia bersama keluarga, diberikan kesehatan, serta melihat karier dan usaha yang sedang dijalani terus berkembang dan dimudahkan. Baginya, kebahagiaan bukan sesuatu yang harus selalu dicari jauh-jauh.
Terkadang, bahagia hadir ketika kita mampu menerima keadaan, mensyukuri apa yang dimiliki, dan memilih untuk tetap menikmati perjalanan.

“Akan selalu ada bahagia meskipun dalam kesedihan dan teruslah berlomba menjadi lebih baik dengan dirimu sendiri, bukan orang lain.”
Source image: Elizabeth Avi






