Nosel.id Jakarta- Mega Rizki Ani berasal dari Purwokerto, Jawa Tengah. Sejak kecil, ia sudah memiliki ketertarikan pada petualangan dan aktivitas yang dekat dengan alam.
Namun, karena masih berada di bawah pengawasan orang tua, petualangannya kala itu hanya sebatas lingkungan desa. Keinginan untuk menjelajah lebih jauh akhirnya baru bisa ia wujudkan setelah dewasa dan merantau.
Kini, dengan dukungan orang tua, Mega memiliki kesempatan untuk lebih bebas mengeksplorasi berbagai tempat. Baginya, kebebasan tersebut tetap harus diiringi tanggung jawab.
Orang tuanya selalu mengajarkan bahwa boleh bermain dan bepergian ke mana saja, selama tetap mengetahui aturan dan tidak melupakan ibadah.
Dalam kesehariannya, Mega bekerja sebagai karyawan swasta. Di sela-sela rutinitas pekerjaan, ia kerap melakukan perjalanan ke luar kota menggunakan kereta.
Baginya, perjalanan tersebut bukan sekadar bepergian, tetapi menjadi cara sederhana untuk healing dan mengobati penat setelah menjalani kesibukan dunia kerja.
Dari hobinya travelling, Mega mendapatkan banyak pengalaman baru. Setiap perjalanan memberinya kesempatan untuk mengenal kota-kota lain, memperluas wawasan, mengeksplorasi tempat baru, sekaligus bertemu dengan orang-orang baru.
Baginya, perjalanan selalu membawa cerita dan pengalaman yang membuat hidup terasa lebih berwarna.
Namun, menjalani hobi di tengah kesibukan pekerjaan tentu memiliki tantangan. Salah satunya adalah persoalan waktu.
Jadwal pekerjaan yang tiba-tiba berubah, termasuk ketika hari yang seharusnya menjadi waktu libur justru harus digunakan untuk bekerja, terkadang membuat rencana perjalanan harus dibatalkan dan dijadwalkan kembali.
Ke depan, Mega memiliki harapan untuk mewujudkan berbagai wishlist yang selama ini belum tercapai. Ia ingin menikmati setiap pencapaian tersebut bersama orang-orang yang dicintainya, terutama kedua orang tua.
Lebih dari sekadar mewujudkan impian pribadi, ia juga ingin dapat membantu mewujudkan impian kedua orang tuanya.
Ia berharap keluarganya selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta rezeki yang berkecukupan. Baginya, pencapaian akan terasa jauh lebih berarti ketika dapat dibagikan bersama orang-orang terkasih.
Mega juga memiliki pesan sederhana yang lahir dari cara pandangnya dalam menjalani kehidupan:
“Dunia boleh jahat, tapi kita harus tetap menabur kebaikan.
Karena kebaikan itu pasti akan menang. Walaupun balasannya tidak sekarang, esok, atau lusa, bisa jadi kelak di akhirat.”
Sebuah pengingat bahwa berbuat baik tidak selalu membutuhkan balasan segera.
Tetap menjadi orang baik, bahkan ketika dunia tidak selalu memperlakukan kita dengan baik, adalah bentuk keberanian sekaligus investasi kebaikan yang nilainya jauh lebih panjang dari sekadar apa yang bisa kita lihat hari ini.
Source image: Mega Rizki Ani
