Nosel.id Jakarta- Cira Sri Ramadhani berasal dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Baginya, Makassar bukan sekadar tempat asal, tetapi kota yang mengajarkan nilai kekeluargaan dan kehangatan.
Masyarakatnya yang menjunjung tinggi rasa kebersamaan menjadi salah satu hal yang membuat kota ini begitu berkesan baginya.
Saat ini, Cira menjalani berbagai peran sekaligus. Ia mengembangkan bisnis yang bergerak di bidang device, terlibat sebagai investor dan aktif di dunia saham.
Di tengah kesibukan tersebut, ia juga sedang melanjutkan pendidikan Magister Hukum sembari menjalankan profesinya sebagai notaris dan praktisi hukum.
Tidak berhenti di sana, Cira juga aktif membuat konten sebagai bagian dari aktivitas kreatifnya.
Menjalani pendidikan, bisnis, profesi, dan berbagai aktivitas dalam waktu yang hampir bersamaan tentu bukan hal sederhana. Hari-harinya kerap dipenuhi dengan berbagai agenda yang menuntut fokus dan energi.
Mulai dari menyelesaikan pendidikan, mengelola bisnis, bertemu klien, hingga menjalankan tanggung jawab sebagai praktisi hukum.
Namun, Cira justru menikmati proses tersebut. Baginya, kesibukan yang dijalani bukan sekadar beban, melainkan bagian dari perjalanan menuju impian yang selama ini ia perjuangkan.
Ia percaya bahwa ketika seseorang sedang menjalani sesuatu yang benar-benar diinginkan, rasa lelah akan selalu memiliki makna.
Di balik berbagai pencapaiannya, Cira tetap memiliki harapan yang sederhana dan penuh doa. Ia berharap setiap langkah dalam karier, pendidikan, rezeki, keluarga, dan pergaulannya selalu dimudahkan.
Ia ingin keluarganya senantiasa diberikan kesehatan dan dipertemukan dengan orang-orang yang tulus.
Ia juga berharap ilmu yang dimilikinya dapat memberikan manfaat, kariernya dipenuhi keberkahan, rezekinya dilapangkan, dan setiap pencapaian yang diraih tidak membuatnya lupa diri.
“Aku tidak meminta hidup yang sempurna, hanya hidup yang bertumbuh, berarti, cukup, dan selalu berada dalam ridha-Mu.”
Bagi Cira, perjalanan hidup tidak harus selalu berjalan cepat. Jika jalannya masih panjang, ia ingin diberikan kekuatan. Jika waktunya belum tiba, ia ingin diberikan kesabaran.
Dan ketika akhirnya sampai pada tujuan, ia ingin mampu memahami bahwa setiap penantian memiliki alasan dan menjadi bagian dari cara Tuhan menjaganya.
Pesan Cira untuk siapa pun yang sedang memperjuangkan masa depan adalah untuk tidak pernah takut memiliki mimpi besar hanya karena kehidupan hari ini belum terlihat hebat.
Belajarlah. Bekerjalah. Bangun skill. Jaga integritas.
Berani keluar dari lingkungan yang mematikan potensi dan mulai membangun kehidupan yang benar-benar diinginkan. Tidak semua orang lahir dengan privilege yang sama, tetapi setiap orang tetap memiliki kesempatan untuk memperjuangkan masa depannya.
Cira juga mengingatkan agar kita tidak terlalu sibuk membuktikan diri kepada orang-orang yang meragukan kita. Bangun diri sendiri hingga kehidupan yang kita jalani mampu menjadi jawaban tanpa perlu banyak penjelasan.
“Kejar pendidikan, bangun karier, sehatkan ekonomi, bahagiakan keluarga, dan jadilah manusia yang keberadaannya membawa manfaat.”
Karena pada akhirnya, kesuksesan bukan hanya tentang seberapa tinggi seseorang mampu naik, tetapi juga tentang seberapa banyak kehidupan yang menjadi lebih baik karena ia pernah hadir.
Semangat untuk terus bermimpi, bertumbuh, dan menjadi versi terbaik dari diri sendiri.
Source image: Cira Sri Ramadhani
