Ketut Evilia Wijayanthi: Menemukan Keseimbangan dalam Peran, Karier, dan Passion

Nosel.id Jakarta— Tidak semua orang mampu menjalani banyak peran dalam hidup dengan seimbang.

Namun bagi Ketut Evilia Wijayanthi, perjalanan hidup justru menjadi ruang untuk terus bertumbuh, melampaui batas diri, dan menemukan makna di setiap proses yang dijalani.

Lahir dan besar di Singaraja, Bali, Evilia menghabiskan masa kecil hingga remaja di kota yang dikenal dengan ritme hidup yang tenang.

Baginya, Singaraja bukan sekadar tempat asal, melainkan ruang penuh kehangatan keluarga, kesederhanaan, dan kenyamanan yang membentuk karakter dirinya hari ini.

Meski cuacanya cenderung panas, suasana “slow living” yang murah dan hangat menjadikan masa kecilnya terasa begitu berharga.

Seiring bertambahnya usia, Evilia mulai menapaki jalan hidupnya sendiri. Ia sempat merintis usaha kecil-kecilan di bidang masker dan skincare, bahkan produknya telah menjangkau berbagai kota di Indonesia.

Namun, di tengah perjalanan tersebut, ada kebanggaan tersendiri yang ingin ia berikan kepada orang tua, sebuah pencapaian yang terlihat nyata dan membanggakan.

Pilihannya pun jatuh pada karier profesional, hingga akhirnya ia bekerja di salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia.

Di balik kesibukan sebagai wanita karier, Evilia tidak melupakan kebutuhan dirinya untuk tetap sehat dan bahagia.

Ia menemukan passion dalam dunia lari. Awalnya sederhana, hanya ingin hidup lebih sehat dan mempersiapkan diri menjadi sosok ibu yang kuat dan penuh energi di masa depan.

Namun dari langkah-langkah kecil itu, lahirlah kebiasaan yang kini menjadi bagian penting dalam hidupnya.

Bagi Evilia, berlari bukan hanya soal olahraga, tetapi juga tentang eksplorasi dan kebebasan.

Ia menikmati berbagai event running yang membawanya ke banyak tempat baru, menggabungkan hobi, perjalanan, dan pengalaman hidup dalam satu momen yang utuh.

Meski ia berseloroh tentang mahalnya sepatu lari yang ia sukai, di balik itu semua tersimpan komitmen untuk terus berkembang dan menjaga kualitas hidup.

Latihan rutin di akhir pekan menjadi caranya menjaga konsistensi di tengah padatnya aktivitas. Di sanalah ia belajar tentang disiplin, ketahanan, dan pentingnya menyediakan waktu untuk diri sendiri.

Namun, tantangan terbesar bukan hanya pada karier atau hobi, melainkan bagaimana menjalankan berbagai peran sekaligus sebagai istri, ibu, wanita karier, dan individu yang tetap ingin berkembang.

Bagi banyak orang, hal ini mungkin terasa mustahil. Tapi Evilia percaya, tidak ada yang benar-benar tidak bisa dilakukan.

Ia tidak ingin ada satu aspek hidupnya yang harus dikorbankan demi yang lain. Baginya, hidup bukan tentang memilih satu untuk meninggalkan yang lain, melainkan bagaimana semuanya bisa berjalan beriringan dengan stabil.

Kadang kita merasa tidak mampu menjalani semua peran sekaligus. Tapi sebenarnya, kekuatan itu ada dari dalam diri kita sendiri.

Keyakinan itulah yang membuat hal yang terasa tidak mungkin menjadi mungkin,” ungkapnya.

 

Pesan sederhana namun kuat itu menjadi pengingat bahwa batasan seringkali hanya ada dalam pikiran.

Dengan keberanian untuk terus mencoba dan mendorong diri melampaui limit, setiap orang memiliki peluang untuk menciptakan versi terbaik dari dirinya.

Bagi Ketut Evilia Wijayanthi, hidup bukan tentang menjadi yang paling unggul, melainkan tentang bagaimana semua aspek kehidupan dapat berjalan selaras, stabil, seimbang, dan penuh makna.

Dan dari sanalah, inspirasi itu tumbuh.

 

Source image: evilia