Zefania Regina: Mengabdi Lebih Luas Lewat Profesi dan Pengabdian

Nosel.id Jakarta- Lahir dan besar hingga SMA di Cilacap, Zefania Regina tumbuh di sebuah kota kecil dekat pantai yang jauh dari hiruk-pikuk kota besar.

Tidak banyak pusat perbelanjaan atau tempat hiburan, tetapi justru suasana yang sederhana dan hangat membuat masa kecilnya begitu berkesan.

Kesehariannya yang dekat dengan keluarga membentuk cara pandangnya tentang kehidupan, bahwa kebahagiaan dan kebermaknaan tidak selalu membutuhkan sesuatu yang besar.

Sejak kecil, Zefania tidak pernah bercita-cita menjadi tentara. Impiannya adalah menjadi dokter. Namun setelah menjadi dokter, ia merasa ingin memberikan dampak yang lebih luas lagi.

Keinginan untuk mengabdikan ilmu dan profesinya kepada lebih banyak orang akhirnya membawanya memilih jalan yang berbeda, yakni bergabung dengan TNI Angkatan Laut sebagai dokter tentara.

Baginya, pilihan tersebut menjadi kesempatan untuk menjalankan profesi sekaligus mengabdi kepada negara dengan cakupan yang lebih luas.

Menjadi dokter di lingkungan TNI AL memberinya banyak pengalaman yang mungkin tidak selalu ditemui oleh dokter di luar militer.

Ia mendapatkan kesempatan untuk terus belajar, keluar dari zona nyaman, hingga menjalankan berbagai program pengabdian ke pelosok.

Salah satu hal yang paling membanggakan baginya adalah ketika dapat membawa nama Indonesia di kancah internasional sekaligus tetap berkarya sebagai seorang dokter untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Meski jalan yang ditempuh berbeda dengan rekan-rekan dokter lainnya, Zefania melihat perbedaan tersebut sebagai tantangan untuk terus belajar, beradaptasi, dan bertumbuh.

Ke depan, ia berharap setiap orang dapat terus menjaga persatuan meskipun berada dalam banyak perbedaan.

Menurutnya, setiap manusia memiliki karya, pekerjaan, dan talenta masing-masing yang dapat menjadi jalan untuk memberi manfaat bagi sesama.

Jika setiap orang mau mengambil perannya dengan baik, ia percaya berbagai perbedaan justru dapat menjadi kekuatan untuk membawa kebaikan dan kesejahteraan bersama, khususnya bagi Indonesia.

Bagi Zefania, keberhasilan hidup tidak seharusnya hanya diukur dari pencapaian pribadi. Ada ukuran yang jauh lebih bermakna, yaitu seberapa banyak hati yang pernah kita bantu, kuatkan, dan bahagiakan.

Karena pada akhirnya, kehidupan bukan hanya tentang seberapa tinggi kita melangkah, tetapi tentang seberapa besar manfaat yang bisa kita tinggalkan bagi orang lain.

Jangan ukur nilai hidup hanya dari apa yang berhasil kita raih, tetapi dari berapa banyak hati yang pernah kita bantu, kuatkan, dan bahagiakan.”

 

 

 

Source image: Zefania Regina