Nosel.id Jakarta- Lahir dan besar di Balikpapan, Yussy tumbuh di kota yang dulu sepi dan nyaman, namun kini berkembang pesat menjadi kota yang padat.
Seiring pertumbuhan kota, hidupnya pun mengalami perubahan besar, terutama dalam hal kesehatan dan gaya hidup.
Sebagai ibu rumah tangga, Yussy dulu termasuk tim mager alias malas gerak. Berat badan yang terus naik membuatnya sadar bahwa ia harus mulai berolahraga, tapi sulit menemukan jenis olahraga yang benar-benar ia sukai.
Sampai akhirnya, sebuah Instagram Story dari temannya memperkenalkannya pada Poundfit, sebuah olahraga unik dengan ripstix dan musik yang membangkitkan semangat.
Rasa penasaran mengalahkan rasa malasnya, dan sejak pertama kali mencoba, ia langsung jatuh cinta dan kecanduan dengan Poundfit.
Dua tahun berlalu, Poundfit bukan hanya berhasil menurunkan berat badannya, tapi juga memberinya komunitas baru. Banyak teman dengan berbagai karakter yang membuat setiap sesi olahraga terasa lebih menyenangkan.
Bagi Yussy, ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga terapi untuk tubuh dan pikiran.

Kalau ditanya suka dan duka, Yussy mengakui bahwa suka-nya jauh lebih banyak dibanding dukanya.
Poundfit sering mendapat stigma sebagai olahraga yang berisik, caper, atau penuh dresscode, tapi bagi Yussy, itu hanya suara-suara dari luar yang tak perlu dihiraukan. Yang penting, ia bergerak, sehat, dan menikmati setiap momennya.
Dari sisi positifnya, Poundfit adalah sumber kebahagiaannya. Sehat dapat, stres hilang, tawa tak pernah absen, dan teman-teman baru selalu hadir.
Doa Yussy sederhana: kesehatan untuk dirinya, keluarganya, dan teman-temannya.
Ia juga berharap rezeki terus mengalir dan ekonomi semakin membaik setiap tahunnya.
Meski bukan orang yang pandai merangkai kata, ia punya satu pesan penting:
“Ayo gerak! Keluar dari zona malas karena kesehatan itu utama.”
Anak-anaknya sering berkata, “Mama nggak boleh tua, ya?”
Sebuah ucapan polos yang lucu tapi menusuk di hati. Itulah sebabnya ia semakin berkomitmen menjaga kesehatan, rajin olahraga, dan mengatur pola makan.

Jika bukan karena penyakit batu empedu yang ia alami, mungkin Yussy masih tetap malas-malasan.
Operasi yang mengharuskannya kehilangan kantong empedu menjadi titik balik dalam hidupnya.
Dengan anak-anak yang masih kecil, ia sadar bahwa ia harus lebih menjaga kesehatannya, terutama mengurangi lemak di hati dan empedunya.
Dan di situlah ia menemukan Poundfit, olahraga yang tak hanya pas untuknya, tetapi juga mengubah hidupnya.
“Sehat-sehat badan dan pikiran, karena episode kita masih panjang!”
Source image: yussy














