Salah satu figur utama kali ini ialah muncul dari pengelola kawasan industri terbaik dan utama di Bekasi, yakni sosok Komisaris Independen PT. Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk atau BeFa, Wahyu Hidayat. BeFa mengelola kawasan seluas 20 hektare di Kawasan Industri MM 2100 Kabupaten Bekasi.
Sedang total perusahaan manufaktur yang ada di kawasan industri berkelas ini ada sekitar 200 perusahaan. Sedang MM 2100 mempunyai total luas lahan 445 hektar. Dan baru saja PT Bekasi Fajar Industrial Estate dimana Wahyu Hidayat menjadi Komisaris Independen, serta Yoshihiro Kobi sebagai Direktur Utama BeFa ini menargetkan marketing sales yang meningkat sejumlah 600-700 milyar dengan total luas lahan 20 hektar.
Melihat dari target di atas tidak ada kemustahilan, melihat sosok Wahyu Hidayat yang sudah banyak berkecimpung di beragam perusahaan dan pengalaman manajemen serta membaca arah pasar dari pria yang menamatkan strata satu dan duanya di Universitas Pancasila serta UGM Yogyakarta.
Sembari menjabat sebagai Komisari Independen PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk, beliau juga menjabat sebagai Komisaris Nusantara Sentra Kapital dimana sarat dengan pengalaman atau kasuistik pasar modal, obligasi, rekasadana dan isu-isu ekonomi lainnya baik secara mikro dan makro.
Sedang di institusi pemerintahan dimulai dari menjadi Sekretaris Bapepam-LK (2004-2006), lalu di bagian Kepala Biro Pemeriksaan dan Penyidikan Bapepam-LK (2006-2008), Wakil Kepala Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Bidang Administrasi (2008–2011).
Selanjutnya menjadi Kepala Biro Kepatuhan Internal, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) (2012), Senior Advisor bidang Riset Governance dan Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (2013–2015) juga pernah menjadi Komisaris Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (2015–2018).
Demikian ulasan sosok unggul, Komisaris Independen dari salah satu pengelola kawasan industri terbaik di Indonesia ini.








Sangat luar biasa
Terima kasih