Tsuraya Farah Khansa, Bahagiakan Diri dan Keluarga Baru Orang Lain

Nosel.id Jakarta- Tsuraya Farah Khansa adalah sosok inspiratif yang lahir dan besar di Jakarta, meskipun asalnya dari Pariaman, Sumatera Barat. Dalam perjalanan hidupnya, ia menekankan pentingnya komunikasi dalam hubungan, terutama dalam pernikahan dan keluarga.

Tsuraya merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang sebelumnya sempat mengajar di taman kanak-kanak di Depok selama empat tahun. Setelah itu, ia memilih untuk fokus pada keluarga dan mengembangkan usaha sebagai reseller barang lokal dan impor.

Tsuraya berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja, tetapi ia sangat menghargai kasih sayang yang ditunjukkan oleh ibunya. Ibunya menjadi role model yang mengajarinya tentang cinta dan perhatian terhadap anak-anak.

Tsuraya percaya bahwa kasih sayang yang tulus dari orang tua dapat membentuk karakter anak dan menciptakan ikatan yang kuat dalam keluarga.

Sebagai seorang IRT, Tsuraya tidak hanya mengurus rumah tangga tetapi juga aktif dalam berbisnis. Sejak masa SMA, ia telah terlibat dalam dunia jual beli dan terus melanjutkannya hingga kini.

Ia menjual berbagai produk baik lokal maupun impor, menunjukkan semangat kewirausahaan yang tinggi. Pengalamannya dalam mengajar di TK juga memberinya wawasan tentang pendidikan anak, yang ia terapkan dalam mendidik anak-anaknya sendiri.

Tsuraya memiliki pandangan yang kuat mengenai pentingnya komunikasi dalam hubungan. Ia berpendapat bahwa segala perasaan, baik suka maupun duka, harus diungkapkan kepada pasangan dengan cara yang hati-hati agar tidak menyakiti perasaan satu sama lain.

Ia juga menekankan pentingnya introspeksi diri ketika terjadi kesalahan dalam hubungan. Menurutnya, tidak ada manusia yang sempurna, sehingga saling memahami dan memaafkan adalah kunci untuk menjaga keharmonisan.

Dalam hidupnya, Tsuraya berharap agar dirinya dan keluarganya selalu diberikan kesehatan. Ia ingin anak-anaknya tumbuh menjadi individu yang bermanfaat bagi orang lain dan mampu berkontribusi positif di masyarakat. Selain itu, ia juga mendoakan agar rezeki suaminya dilancarkan dalam pekerjaan.

Awalnya, Tsuraya percaya bahwa kebahagiaan orang lain harus diutamakan. Namun, seiring waktu, ia menyadari bahwa kebahagiaan diri sendiri adalah prioritas utama.

Ia berpendapat bahwa jika seseorang tidak bahagia, sulit untuk membahagiakan orang lain. Kebahagiaan itu bersifat menular; ketika kita bahagia, energi positif tersebut akan menyebar kepada orang-orang di sekitar kita.

Tsuraya Farah Khansa adalah contoh nyata dari seorang wanita modern yang mampu menjalani peran sebagai istri, ibu, dan pebisnis dengan baik. Dengan prinsip komunikasi yang baik dan fokus pada kebahagiaan diri serta keluarga, ia menunjukkan bahwa kehidupan yang seimbang dapat dicapai dengan usaha dan pengertian yang mendalam terhadap satu sama lain.

Melalui perjalanan hidupnya, Tsuraya menginspirasi banyak orang untuk menghargai nilai-nilai keluarga sambil tetap mengejar impian pribadi mereka.

 

Source image: tsuraya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *