Tiara Laras MUA, Hidup Itu Isinya Belajar Belajar dan Belajar!

Tiara Laras adalah seorang Makeup Artist (MUA) berbakat yang berasal dari Jakarta Utara, tepatnya di daerah Koja.

Lingkungan tempat tinggalnya cukup padat dan aktif karena dekat dengan Pelabuhan Tanjung Priok, yang dipenuhi aktivitas bongkar muat kontainer setiap harinya.

Di tengah kesibukan daerah tempat tinggalnya, Tiara tumbuh dalam keluarga yang penuh kehangatan dan cinta, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan berkembang.

Dunia tata rias bukanlah sesuatu yang asing bagi Tiara. Orang tuanya telah mendirikan salon sejak tahun 1990-an, dan dari situlah ia mulai tertarik untuk menekuni bidang ini lebih dalam.

Tak hanya mengandalkan pengalaman dari bisnis keluarga, Tiara juga memilih untuk memperdalam ilmunya dengan kuliah di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), jurusan Pendidikan Tata Rias.

Di dunia makeup, ia menemukan keseruan yang luar biasa. Setiap klien memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, dan tantangan inilah yang membuatnya semakin jatuh cinta pada profesinya.

Makeup bukan sekadar merias wajah, tetapi juga memahami karakter, kebutuhan, dan kepercayaan diri setiap orang.

Tiara sangat mengidolakan Almarhum Ibu Tien Santoso, seorang perias legendaris Indonesia yang sangat dihormati di dunia tata rias.

Bu Tien dikenal menguasai rias pengantin dari Sabang sampai Merauke dan bahkan sering dipercaya oleh pejabat hingga lingkungan kepresidenan pada masanya.

Selain itu, beliau juga seorang dosen mata kuliah Pengantin Indonesia di UNJ, yang selalu rendah hati dan tidak pelit berbagi ilmu kepada mahasiswanya.

Bagi Tiara, sosok Bu Tien Santoso bukan hanya sekadar panutan dalam teknik merias, tetapi juga dalam sikap profesionalisme dan ketulusan dalam berbagi ilmu.

Sebagai seorang MUA, Tiara merasakan banyak suka dan duka dalam menjalani profesinya.

Ia berhasil mendapatkan kesempatan bertemu banyak klien dengan karakter yang berbeda-beda.

Mendapat tantangan dalam mengatasi berbagai jenis kulit dan kebutuhan makeup yang beragam juga terus belajar dan mengembangkan keterampilan sesuai dengan permintaan dan tren yang berkembang.

Namun, di sisi lain ada duka yang ia rasakan karena ada kalanya Saat kondisi tubuh sedang tidak fit, ia tetap harus tampil profesional dan bersemangat di depan klien.

Profesi ini sangat personal, sehingga tidak bisa digantikan oleh orang lain jika ada kendala kesehatan atau kelelahan.

Tiara berharap agar hidupnya selalu dipenuhi keberkahan dan perlindungan dari Allah untuk dirinya, keluarganya, serta generasi setelahnya.

Ia juga berdoa agar selalu diberikan kesehatan, rezeki yang berkah, dan keberuntungan dalam setiap langkah hidupnya.

Selain itu, dalam kariernya sebagai MUA, ia berharap bisa terus mengembangkan ilmu dan keterampilannya seiring dengan perkembangan teknologi dan tren di masa depan.

Bagi siapa pun yang sedang berjuang meraih impian, Tiara ingin mengingatkan bahwa hidup adalah proses belajar tanpa henti.

Hidup itu isinya belajar, belajar, dan belajar. Belajar supaya ‘bisa’, dan untuk mencapai ‘bisa’ harus tekun, pasrah, dan tawakal kepada Tuhan.

Kalaupun harus jatuh, tidak apa-apa. Kadang manusia memang harus jatuh agar bisa belajar berdiri dan bangkit.

Jangan lupa terus bersyukur dan rendah hati, karena semua yang kita dapatkan murni atas izin Tuhan.”

 

source image: tiara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *