Nosel.id Jakarta- Lahir di Palembang dan kini menetap di Bandung, Tasya Taca tumbuh sebagai anak kedua dari tiga bersaudara dalam keluarga yang utuh dan penuh kasih. Meski demikian, perjalanan masa remajanya tidak selalu berjalan mulus.
Ada fase-fase sulit yang harus ia lalui, namun semua itu tidak membuatnya menyerah. Justru dari proses tersebut, Tasya belajar untuk tetap bertahan, menjadi pribadi yang kuat, dan terus melangkah hingga berhasil menyelesaikan pendidikannya hanya dalam waktu 3,5 tahun.
Kini, Tasya menjalani karier utamanya di dunia perbankan, sebuah bidang yang menuntut profesionalitas dan konsistensi tinggi.
Namun, semangatnya yang dinamis tidak berhenti di sana. Ia juga aktif sebagai freelance crew wedding organizer, sebuah pekerjaan yang memberinya ruang untuk bertemu banyak orang dan merasakan energi kebahagiaan dari setiap momen spesial yang ia bantu wujudkan.
Dikenal sebagai sosok yang humble, easy going, dan extrovert, Tasya memiliki lingkar pertemanan yang luas dan hangat.
Ia juga dikenal sangat dekat dengan keluarganya, terutama sang kakak yang menjadi salah satu support system terkuat dalam hidupnya.
Di sela kesibukan, ia menikmati waktu dengan ngopi bersama teman-teman, mengabadikan momen lewat fotografi, hingga sesekali menerima endorsement, sebuah aktivitas yang semakin memperluas pengalamannya.
Bagi Tasya, kunci menjalani hidup dengan bahagia adalah kesederhanaan dalam cara berpikir. Ia memilih untuk tidak mempersulit diri dengan overthinking.
Baginya, hidup adalah tentang menikmati setiap proses tanpa harus selalu terlihat sempurna.
Meski masalah pasti ada, Tasya memilih untuk tetap tersenyum dan tidak membebani orang-orang di sekitarnya.
“Hidup cuma sekali, jadi harus bahagia dengan caraku sendiri,” ujarnya.
Sebuah prinsip sederhana, namun penuh makna. Ia percaya bahwa kebahagiaan adalah tanggung jawab diri sendiri, bukan sesuatu yang harus ditunggu dari orang lain.
Ke depan, Tasya memiliki harapan yang sederhana namun tulus: selalu dicukupkan dalam segala hal, diberikan kesehatan, kelancaran karier, rezeki yang baik, dan tentunya kebahagiaan yang terus mengalir dalam hidupnya.
Sebagai penutup, Tasya menyampaikan pesan yang menjadi refleksi dari perjalanan hidupnya:
“Saat kamu berhenti membandingkan diri dengan orang lain, kamu akan menemukan betapa berharga dan uniknya dirimu.
Cintai dirimu sendiri, terima, dan hargai siapa dirimu sebenarnya.”
Sebuah pengingat bahwa setiap orang memiliki jalannya masing-masing, dan kebahagiaan sejati dimulai dari penerimaan diri.
Source image: taca
