Nosel.id Jakarta: Kota Cirebon, aku, Syifa Rahmawati yang akrab disapa Syifara tumbuh di lingkungan yang kaya budaya dan nilai tradisi yang masih begitu hidup.
Tinggal tak jauh dari Keraton Kasepuhan, Kanoman, dan Keraton Kacirebonan membuatku sejak kecil akrab dengan berbagai acara adat.
Bersama nenek, aku sering diajak mengikuti kegiatan keluarga maupun keraton, pengalaman yang tanpa sadar menanamkan rasa cinta pada budaya, sejarah, dan nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Alhamdulillah, aku dibesarkan dalam keluarga yang hangat dan harmonis, serta lingkungan masyarakat Cirebon yang dikenal ramah, asyik, dan saling membantu.
Meski cuacanya cukup panas. Cirebon menyimpan sejarah menarik yang selalu memberi ruang untuk belajar dan bertumbuh.
Saat ini, aktivitasku lebih banyak di dunia content creation.
Aku cukup sering mendapatkan kerja sama endorsement, terutama yang berkaitan dengan sport dan wellness, karena olahraga memang sudah menjadi bagian dari hidupku sejak dulu.
Di sisi lain, aku juga sedang berada di fase akhir sebagai mahasiswa di Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC), fokus menyelesaikan skripsi.
InsyaaAllah, setiap proses yang dijalani hari ini mengantarkanku pada kelulusan yang penuh keberkahan.
Menjadi content creator memberiku banyak hal menyenangkan: bertemu orang-orang baru.
Belajar hal-hal yang sebelumnya tak pernah terpikirkan, dan yang paling berharga, kesempatan untuk memberi pengaruh positif bagi orang lain.

Namun, di balik layar, tentu ada sisi yang tak selalu terlihat.
Rasa lelah, tuntutan untuk selalu tampak “oke” di depan kamera, hingga hari-hari ketika mood sedang tidak baik atau kondisi tubuh kurang fit adalah bagian dari perjalanan yang harus diterima dengan lapang dada.
Bagiku, inner beauty adalah fondasi utama. Merawat diri tidak cukup hanya dari luar, tetapi juga dari hati dan pikiran.
Aku menjaga keseimbangan itu dengan pola makan sehat, tidur yang cukup, rutin berolahraga, serta membiasakan diri untuk selalu bersyukur dan tidak terlalu keras pada diri sendiri.
Karena pada akhirnya, mencintai diri sendiri adalah kunci agar kita bisa tulus berbagi energi baik kepada sekitar.
Harapanku sederhana namun penuh makna. Semoga setiap langkah hidup selalu diberi kelancaran dan keberkahan. Semoga keluarga tetap hangat, rukun, dan saling mendukung.
Dalam karier, semoga terus bertumbuh, makin mantap jalannya, dan bisa memberi manfaat bagi banyak orang. Dari sisi ekonomi, semoga selalu cukup, stabil, dan penuh berkah.
Untuk kesehatan, semoga kita semua dianugerahi tubuh yang kuat, pikiran yang sehat, dan hati yang tenang.
Dan dalam kehidupan sosial, semoga semakin banyak orang baik yang hadir untuk saling menguatkan tanpa pamrih.

Untuk siapa pun yang sedang berjuang, ingatlah: kamu tidak sendiri. Setiap orang punya waktunya masing-masing.
Tidak perlu membandingkan hidupmu dengan orang lain, cukup bandingkan dirimu hari ini dengan dirimu yang kemarin.
“Pelan-pelan saja, yang penting jalan. Tidak harus selalu cepat, yang penting kamu tetap maju.”
Source image: syifara














