Stephani, Andalkanlah Tuhan dalam Berbagai Hal!

Nosel.id Jakarta- Di balik senyuman ceria dan gaya hidup yang penuh warna, ada kisah inspiratif dari seorang perempuan muda bernama Stephani  perempuan keturunan Chinese Palembang dan Medan, yang kini menetap di kota sejuk Bogor.

Meski tidak fasih berbahasa daerah, ia tumbuh dalam keluarga yang hangat, penuh tawa, dan dikelilingi banyak kerabat.

Bogor baginya bukan hanya tempat tinggal, tapi ruang nyaman untuk bertumbuh, menemukan banyak teman baik, dan menikmati berbagai tempat healing yang memperkaya hari-harinya.

Saat ini, Stephani sedang menempuh pendidikan sebagai mahasiswa jurusan Sistem Informasi di Depok.

Di tengah semester awal perkuliahan, ia justru membuktikan bahwa kesibukan bukan alasan untuk berhenti berkarya.

Ia menjalani peran sebagai freelancer, influencer, bekerja sama dengan berbagai brand, hingga sempat menjadi cast film.

Hobinya yang unik  hangout bareng teman, eksplorasi fashion dan OOTD, sampai memelihara tiga hamster lucu  membuat hidupnya terasa semakin berwarna.

Ia juga senang membuat vlog random, sehingga setiap momen kecil bisa menjadi cerita dan inspirasi.

Menjadi influencer bukan hanya soal cuan dan popularitas. Stephani merasakan sendiri suka dukanya.

Sukanya, ia bisa menghasilkan uang dari media sosial, bahkan setiap visit job terasa seperti mini holiday karena bisa sambil healing.

Dunia influencer juga mempertemukannya dengan banyak teman sesama KOL, menambah relasi, peluang, dan pengalaman baru.

Namun di balik itu semua, ada hal yang harus ia terima: kehadiran haters, komentar miring, deadline mepet, bahkan harus bolos kuliah karena mengejar draft edit atau pekerjaan yang datang tiba-tiba.

Tapi baginya, perjalanan tetap harus dilanjutkan.

Ia berbagi tips sederhana namun kuat:

Mulai dari hal kecil dulu. Jalani dengan bersyukur. Kalau ada haters? Bodo amat. Haters gak ngasih makan kita, hidup kita yang jalanin.”

Kalimat lugas ini bukan hanya candaan  itu adalah prinsipnya untuk tetap fokus pada tujuan.

Di balik kesibukan, Stephani punya harapan hangat untuk keluarganya:
agar selalu sehat, setiap usaha diberkati Tuhan, dan hubungan keluarga semakin rukun. Ia ingin keluarganya saling support, saling merangkul, bukan saling iri.

Baginya, keluarga adalah rumah pertama  yang seharusnya lebih dekat daripada siapa pun.

Stephani percaya bahwa setiap langkah yang ia lakukan saat ini adalah investasi untuk masa depannya. Ia menegaskan:

Apapun yang kamu lakukan itu untuk kamu.

Percaya diri, fokus pada goals, buktikan kalau kamu bisa sukses tanpa bergantung pada siapa pun. Andalkan Tuhan dalam segala hal.”

Kata-kata ini mencerminkan jiwanya: kuat, mandiri, dan tetap rendah hati.

Meski hidup penuh tantangan, Stephani memilih untuk terus berjalan, terus berkarya, dan terus menjadi versi terbaik dari dirinya.

Kisah Stephani bukan hanya cerita tentang seorang influencer. Ini adalah perjalanan seorang anak muda yang belajar berdamai dengan tekanan, menjaga mimpi tetap hidup, dan tetap bersinar tanpa kehilangan dirinya sendiri.

Semoga kisahnya memberi energi dan keberanian bagi siapa pun yang sedang berjuang meraih mimpi.

 

 

Source image: Stephani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed