Nosel.id Jakarta- Semarang selalu menjadi rumah bagi Sri Kumala Parahyang Sari atau disapa Kumala ini.
Kota dengan ritme yang pas, tidak terlalu cepat, tidak terlalu lambat membesarkannya dalam lingkungan keluarga yang hangat dan penuh dukungan.
Sejak kecil, ia tumbuh dengan nilai-nilai ketenangan, keramahan, dan rasa saling menjaga.
Nilai-nilai inilah yang perlahan membentuk karakter dan menuntun Kumala pada dunia wellness serta yoga, sebuah perjalanan untuk terus menemukan “rumah” di dalam diri.
Kini, Kumala adalah seorang guru yoga sekaligus founder Good Vibes, studio dan gym yang ia dirikan dengan satu niat sederhana namun dalam.
Menghadirkan ruang aman bagi siapa pun yang ingin bergerak, menyembuhkan, dan bertumbuh.
Baginya, yoga, travelling, serta berbagai aktivitas wellness bukan sekadar kegiatan, melainkan rangkaian perjalanan hidup yang memperkaya pandangan dan memperluas empati.
Setiap pelajaran, setiap pertemuan dengan orang baru, selalu ia bawa pulang kembali ke komunitasnya di Semarang.
Dalam dunia wellness dan bisnis, ia paling bahagia ketika melihat perubahan kecil pada diri orang lain, energi kelas yang hangat, komunitas yang saling menguatkan, dan proses pemulihan yang tumbuh pelan-pelan.

Namun perjalanan itu tentu tidak selalu mulus.
Lelah, tantangan manajemen waktu, menjaga konsistensi, hingga harus tetap kuat saat diri sendiri sedang rapuh adalah bagian nyata dari proses yang ia jalani.
Kumala percaya bahwa hidup yang bermakna tidak selalu diukur dari pencapaian besar, melainkan dari bagaimana kita hadir dalam tiap prosesnya.
Ia membagikan beberapa prinsip sederhana namun penting:
Jaga energi kita. Tahu kapan harus melangkah maju dan kapan berhenti sejenak. Luangkan ruang untuk diri sendiri. Me time, journaling, dan merawat emosi.
Gerakkan tubuh setiap hari. Bahkan 10 menit pun bisa menjadi bentuk cinta pada diri.
Belajar menerima. Tidak semua hal bisa kita kendalikan, tapi cara kita merespons selalu bisa kita pilih.
Rayakan hal kecil. Napas, matahari, secangkir kopi, tawa dan percakapan hangat.
Ke depan, harapannya sederhana: terus tumbuh dalam semua aspek.
Keluarga yang harmonis, karier yang bermanfaat, ekonomi yang stabil, tubuh yang sehat, serta hubungan sosial yang dipenuhi kebaikan.

Ia ingin setiap langkahnya membawa manfaat, bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga bagi siapa pun yang singgah dalam hidupnya.
“Hidup bukan tentang seberapa cepat kita sampai tujuan, tapi bagaimana kita hadir dalam prosesnya,” ujarnya.
Dan pesan kecil yang selalu ia jaga dalam hati: “Live with gratitude, move with intention.”
Source image: kumala














