Nosel.id Jakarta,- Sonia Suhardi lahir dan besar di Pontianak, sebuah kota yang baginya terasa biasa saja, tanpa banyak drama, tanpa cerita berlebihan.
Namun justru dari kehidupan yang sederhana itu, ia belajar bahwa tidak semua perjalanan hidup dibentuk oleh tempat asal; sebagian besar ditentukan oleh keberanian melangkah ke tempat baru.
Keberanian itu pulalah yang membawanya merantau ke Australia bersama pasangan.
Mereka datang dengan kondisi pas-pasan, hanya berbekal tekad dan mimpi untuk hidup lebih baik. Tanpa gengsi, mereka menjalani pekerjaan kasar yang menguras tenaga.
Bahkan, beberapa kali Sonia harus keluar masuk rumah sakit, dan pasangannya sampai menjalani operasi jempol karena terlalu keras bekerja.
Sakit dan sehat mereka hadapi bersama membuktikan bahwa cinta tidak hanya ditemukan di masa indah, tetapi juga ditempa di saat paling berat.
Di tengah perjuangan itu, Sonia belajar satu hal penting: berbuat baik tidak pernah rugi.
Kebaikan mungkin tidak selalu dibalas oleh orang yang sama, tapi hidup punya caranya sendiri untuk mengembalikan pada waktu yang tak terduga.
Karena itu, ia selalu percaya bahwa saling membantu adalah bentuk investasi hati yang paling tulus.
Dalam hubungan pun, Sonia tidak memoles kenyataan. Tidak selalu harmonis, tidak selalu mulus.
Pertengkaran pasti ada, tetapi ia percaya bahwa setiap hari harus diakhiri dengan hati yang kembali saling mendekat.

“Bertengkar itu wajar, tapi kalau bisa malamnya sudah baikan,” ujarnya.
Karena hubungan dibangun bukan hanya dari cinta, tapi juga dari dua orang yang sama-sama mau mengalah.
Harapannya sederhana namun penuh makna: semoga semua doa baiknya dikabulkan.

Ia juga menaruh perhatian pada saudara-saudara di Medan dan Aceh yang sedang ditimpa bencana, memohon agar mereka diberi kekuatan, kesehatan, dan digantikan dengan hal-hal yang lebih baik.
Untuk semua yang tengah berjuang, mencari pekerjaan, mencari rezeki, atau sekadar mencari pegangan hidup, Sonia hanya punya satu pesan:
“Tetap berbuat baik sekalipun dunia terkadang terlalu keras.”
Karena dalam hidup, apa pun yang terjadi, kebaikan selalu menemukan jalannya kembali.
Source image: sonia














