Nosel.id Jakarta- Lahir di Sukabumi, Siska Prasetya tumbuh di kota yang dikenal dengan udara sejuk dan suasana yang nyaman.
Meski secara garis keluarga berasal dari Cirebon, Sukabumi menjadi tempat yang membentuk banyak kenangan masa kecilnya, tentang ketenangan, kehangatan keluarga, dan lingkungan yang bersahabat.
Kota inilah yang menanamkan nilai kesederhanaan sekaligus keteguhan dalam diri Siska.
Perjalanan hidup Siska tidak selalu berjalan lurus.
Ia pernah menghabiskan 5–6 tahun hidupnya sebagai seorang pramugari, profesi yang identik dengan kedisiplinan tinggi, mobilitas tanpa henti, dan jam kerja yang tidak biasa.
Dunia penerbangan membentuk mentalnya: kuat, sigap, dan profesional.

Namun pada November 2024, Siska mengambil keputusan besar: resign dan memulai babak baru sebagai seorang pembisnis.
Keputusan itu bukan tanpa risiko. Dari langit, Siska “mendarat” ke dunia bisnis yang penuh dinamika.
Ia mulai membangun berbagai usaha, mulai dari kuliner hingga fashion.
Aktivitasnya yang padat kerap terlihat berpindah tempat, tetapi kini tujuannya berbeda: bukan lagi melayani penumpang, melainkan membangun masa depan.
“Menjadi pembisnis memberi saya waktu yang lebih fleksibel,” ujar Siska.
Salah satu hal paling ia syukuri adalah bisa lebih banyak bersama keluarga dan memiliki waktu untuk diri sendiri, ibadah, serta hobi yang sempat tertunda.
Namun di balik kebebasan itu, ada tantangan yang tak kecil. Naik-turunnya penjualan setiap hari menjadi kekhawatiran tersendiri.
Sesuatu yang harus dihadapi dengan kepala dingin dan mental yang kuat.
Untuk mengelola semua itu, Siska tidak berjalan sendiri.
Ia membangun bisnis bersama sang kakak. Kerja sama keluarga menjadi kunci manajemen waktu dan keberlanjutan usaha.
Saat Siska harus mengurus kepentingan lain, sang kakak siap mengambil alih operasional. Bagi Siska, bisnis bukan hanya soal profit, tetapi juga soal kepercayaan dan kebersamaan.
Dalam doanya, Siska selalu memohon hal-hal yang sederhana namun bermakna: kesehatan, keberuntungan, dan keberkahan.
Ia berharap ekonomi keluarganya stabil, orang tua dan keluarga selalu dalam lindungan Tuhan, serta usahanya terus berjalan lancar dengan omzet harian yang konsisten di atas rata-rata.

Kepada pembaca di seluruh Indonesia, Siska meninggalkan pesan yang lahir dari pengalamannya sendiri, tentang keberanian mengambil langkah dan tidak bergantung pada keadaan.
“Jangan menunggu kesempatan, ciptakan kesempatanmu sendiri.”
Bagi Siska Prasetya, hidup adalah tentang berani memilih, siap menghadapi risiko, dan terus bergerak maju.
Dari kabin pesawat hingga dunia bisnis, ia membuktikan bahwa perubahan bukanlah akhir, melainkan awal dari kemungkinan yang lebih besar.
Source image: siska












