Nosel.id Jakarta- Septaria Lestari lahir dan tumbuh di kota asri Bandung, sebuah tempat yang menghadirkan banyak kenangan indah dalam perjalanan hidupnya.
Masa kecilnya mungkin terbilang sederhana, namun penuh kehangatan.
Lingkungan yang nyaman, warga yang ramah, serta keluarga yang menjadi ruang pertama untuk belajar tentang cinta, hormat, dan keteguhan hati, membentuk fondasi karakter yang ia pegang hingga hari ini.
Bagi Septaria, masa kecil bukan sekadar nostalgia, melainkan akar dari nilai-nilai kehidupan, mengajarkannya untuk tetap rendah hati dan menghargai setiap proses.
Dalam keseharian, Septaria menjalani berbagai aktivitas di bidang lifestyle dan olahraga.
Ketertarikannya pada lari bermula dari keinginan sederhana: menjaga kesehatan dan mengelola stres.
Namun seiring waktu, olahraga justru memberinya lebih dari sekadar kebugaran fisik.
Lari membuka ruang refleksi, menghadirkan energi baru, dan membentuk sudut pandang hidup yang lebih positif. Dari sana, ia mulai mengeksplorasi padel dan aktivitas olahraga lainnya.

Baginya, olahraga bukanlah tren, melainkan bentuk self-respect, cara merawat tubuh dan mental agar tetap seimbang di tengah padatnya aktivitas.
Tentu, setiap hobi memiliki suka dan duka. Sisi menyenangkannya adalah tubuh yang lebih bugar, pikiran yang jernih, serta kesempatan bertemu dengan banyak orang berenergi positif. Namun tantangannya terletak pada konsistensi.
Ada hari-hari ketika rasa malas datang tanpa permisi. Justru di momen seperti itulah, menurut Septaria, karakter diuji dan dilatih.
Ia memilih pagi sebagai waktu terbaik untuk berolahraga.
Pagi memberinya ruang sunyi untuk menyapa diri sendiri, sebuah jeda tenang sebelum dunia mulai ramai dengan segala kesibukannya.
Ke depan, Septaria memanjatkan doa sederhana namun bermakna: kesehatan yang terjaga, keluarga yang harmonis, rezeki yang baik dan berkah, serta langkah yang dimudahkan dalam setiap urusan.
Ia berharap dapat terus bertumbuh tanpa kehilangan nilai diri, tetap menjadi pribadi yang bermanfaat, dan menjalani hidup dengan hati yang tenang.
Pesan Septaria untuk pembaca di seluruh Indonesia mengalir dari keyakinan hidupnya
“Tidak perlu terburu-buru menjadi hebat. Yang penting adalah terus bertumbuh dan tidak berhenti memperbaiki diri.”
Baginya, hidup bukan tentang siapa yang paling cepat sampai, melainkan siapa yang paling konsisten menjaga niat, integritas, dan arah langkahnya.
Source image: Septaria






