Sarah Uli Magdalena, Jangan Pernah Takut Memiliki Harapan

Nosel.id Jakarta- Sarah Uli Magdalena adalah seorang perempuan berdarah Batak yang lahir di Jakarta dan besar di Bekasi. Meskipun tidak fasih berbahasa Batak, ia tetap bangga dengan akar budayanya.

Baginya, bertemu dengan sesama orang Batak di mana pun seperti bertemu dengan keluarga sendiri.

Salah satu hal yang paling ia nantikan adalah kesempatan untuk pulang ke kampung halaman orang tuanya di Sumatera Utara.

Setiap kali berada di sana, ia merasakan kebahagiaan yang berbeda dan selalu ingin kembali menikmati suasana yang penuh kehangatan.

Di kesehariannya, Sarah memiliki berbagai kesibukan yang menunjukkan ketekunan dan semangatnya dalam berbagai bidang.

Ia menjalankan usaha jastip (jasa titip) serta berjualan online melalui akun Instagram @nalisaaashop.

Selain itu, ia juga mengajar les privat dan memiliki bisnis hampers makanan di @nalisaaafoods.

Tak hanya berhenti di situ, kecintaannya pada dunia olahraga membawanya untuk membuka kelas Poundfit melalui akun @poundsum dan mengajar di tempat fitness lainnya.

Perjalanannya dalam dunia Poundfit bermula ketika ia masih bekerja. Saat itu, ia merasa penting untuk rutin berolahraga dan mulai mencoba Poundfit karena penasaran dengan konsepnya yang terlihat seru.

Ternyata, dari sekadar mencoba, ia justru jatuh cinta pada olahraga ini. Poundfit menjadi cara baginya untuk melepas stres, meningkatkan mood, dan menambah energi.

Banyak manfaat yang ia rasakan hingga akhirnya ia memutuskan untuk benar-benar mendalami olahraga ini dengan mengikuti training Poundfit agar bisa menjadi instruktur.

Seperti dalam perjalanan apapun, ada suka dan duka yang Sarah rasakan dalam menekuni Poundfit.

Salah satu tantangan yang ia hadapi adalah ketika kelas yang ia buka sepi peserta.

Namun, dari situ ia belajar pentingnya komitmen dan konsistensi. Ia tetap menjalankan kelasnya berapapun jumlah pesertanya, karena ia percaya bahwa setiap usaha akan membuahkan hasil.

Di sisi lain, kecintaannya terhadap Poundfit membuatnya merasa sangat menikmati setiap sesi yang ia jalani.

Dari seseorang yang awalnya malas berolahraga, kini ia merasa bahwa olahraga adalah bagian penting dalam hidupnya.

Bahkan, jika dalam satu minggu ia tidak berolahraga, ada perasaan bahwa sesuatu terasa kurang.

Dari yang awalnya hanya menjadi peserta 1-2 kali seminggu, kini sebagai instruktur ia bisa mengajar hingga 5-6 kali dalam seminggu!

Di balik semua aktivitas dan semangatnya, Sarah selalu memanjatkan harapan agar Tuhan senantiasa melindungi, memberikan kesehatan, serta kekuatan untuk menjalani semua kegiatannya.

Ia percaya bahwa hidup akan selalu penuh tantangan, tetapi dengan bersyukur, segalanya akan terasa lebih ringan.

Pesan yang selalu ia pegang dalam hidup adalah untuk tidak pernah takut memiliki harapan.

Menurutnya, setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda, sehingga tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain.

Yang terpenting adalah selalu bersyukur atas apa yang dimiliki dan dikerjakan saat ini.

Dengan bersyukur, kita bisa menjalani hidup dengan lebih semangat, meskipun tantangan tetap ada.

Sarah Uli Magdalena adalah bukti bahwa dengan ketekunan dan passion, seseorang bisa berkembang dalam berbagai bidang yang ia cintai.

Dari bisnis hingga olahraga, ia terus menunjukkan bahwa tidak ada batasan untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif bagi orang lain.

 

Source image: sarah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *