Riztya, Hidup Itu Butuh Perjuangan!

Nosel.id Jakarta- Riztya lahir di Ciamis, tepatnya di sebuah kampung kecil yang begitu sejuk dan tenang.

Suasana alamnya menenangkan, namun kehidupan keluarga yang ia jalani tidak selalu hangat.

Sejak kecil, Riztya tumbuh dengan kesadaran bahwa ia harus kuat karena tidak memiliki tempat pulang yang benar-benar bisa menjadi sandaran.

Dari situlah ia belajar berdiri di atas kaki sendiri, berjuang tanpa menunggu siapa pun datang menolong.

Langkah awalnya dimulai saat bekerja di sebuah perusahaan finance. Meski gajinya stabil, Riztya tidak pernah berhenti mencari peluang lain.

Ia mulai berjualan online produk kecantikan, softlens, dan berbagai kebutuhan perempuan.

Tak disangka, usaha kecil-kecilannya justru memberikan penghasilan yang lebih besar daripada gaji kantor.

Di titik itu, Riztya mengambil keputusan besar: resign, lalu fokus membangun usaha sambil melanjutkan kuliah dengan biaya sendiri.

Perjalanan itu tentu tidak mudah. Namun setiap tantangan justru membentuknya menjadi pribadi yang mandiri, ulet, dan berani mengambil risiko.

Riztya bersyukur karena perjuangan bertahun-tahun perlahan membuahkan hasil.

Warga sekitar selalu antusias dengan produk yang ia jual, suatu hal yang membuat Riztya merasa dihargai, didukung, dan semakin yakin dengan jalan yang ia pilih.

Namun, perjuangan ini juga datang dengan harga. Waktu untuk keluarga terasa terbatas, dan banyak hari-hari yang dilewati dengan lelah.

Untuk menjaga kewarasan, Riztya sering menghabiskan waktu dengan olahraga dan ngopi, sekadar melepaskan penat dari pekerjaan.

Sementara itu, traveling adalah mimpi masa kecil yang masih terus ia kejar.

Saat kecil, ia jarang diajak berlibur, sehingga kini ia melengkapinya dengan mengeksplor berbagai daerah.

Keliling dunia ada dalam daftar mimpinya, tetapi untuk sekarang, Riztya memilih berkeliling Indonesia dan sedikit demi sedikit mulai menginjak negara-negara lain. Pelan-pelan, tapi pasti.

Ke depan, harapan Riztya sederhana namun bermakna: ia ingin menjadi seseorang yang bermanfaat bagi keluarga, teman, dan masyarakat.

Perjuangannya bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk memberi dampak positif bagi orang-orang di sekitarnya.

Ia menutup kisahnya dengan pesan yang menjadi cerminan perjalanannya:

Hidup itu butuh perjuangan. Tidak ada pohon yang langsung tumbuh besar, semua berawal dari pohon yang sangat kecil.”

Seperti pohon itu, Riztya terus tumbuh pelan, kuat, dan penuh arah.

Dari kampung kecil yang sejuk di Ciamis, ia menapaki perjalanan panjang yang membawanya semakin dekat pada impian yang dulu hanya bisa ia bayangkan.

 

 

Source image: riztya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *