Nosel.id Jakarta- Rina Afriyanty lahir di Sukabumi dan tumbuh besar di Bandung, kota yang kemudian menjadi saksi hampir seluruh fase penting dalam hidupnya.
Setelah lulus sekolah pada tahun 2016, Rina memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Bandung.
Keputusan itu bukan sekadar pilihan tempat belajar, tetapi awal dari keterikatan emosional yang semakin kuat dengan kota ini.
Hingga hari ini, Bandung bukan hanya tempat tinggal baginya, melainkan rumah tempat ia berkeluarga, bertumbuh, dan merasa nyaman menjadi dirinya sendiri.
Dalam kesehariannya, Rina berkarier sebagai customer service di salah satu perusahaan provider.
Pekerjaan ini membuatnya berinteraksi dengan banyak orang dari berbagai latar belakang setiap hari.

Bertemu wajah-wajah baru, mendengar cerita yang beragam, dan memahami karakter manusia menjadi bagian dari rutinitas yang justru ia nikmati.
Rina adalah pribadi yang senang berkumpul, bersosialisasi, dan membangun koneksi dengan sesama. Baginya, setiap pertemuan selalu menyimpan pelajaran.
Yang paling ia syukuri dari pekerjaannya adalah kesempatan untuk mendengar cerita hidup orang lain.
Dari sana, Rina kerap menemukan motivasi bahwa setiap orang memiliki perjuangannya masing-masing, dan selalu ada kekuatan di balik cerita sederhana.
Meski demikian, ia juga tidak menutup mata pada sisi lain dari profesinya.
Menghadapi keluhan dan komplain adalah tantangan harian yang menuntut kesabaran ekstra.
Namun dengan senyum dan sikap positif, Rina memilih menjalaninya dengan ringan, bahkan diselingi tawa kecil.
Di balik kesibukan dan dinamika hidup, Rina menyimpan harapan dan doa yang sederhana namun mendalam.
Ia berharap keluarganya selalu diberi perlindungan, dikelilingi orang-orang baik, serta diberi kelancaran dalam karier dan kehidupan ekonomi yang semakin membaik.
Baginya, keluarga adalah sumber kekuatan utama yang membuatnya terus melangkah dengan penuh rasa syukur.
Rina juga memiliki pesan hidup yang ia pegang teguh dan ingin dibagikan kepada siapa pun:

Jadilah orang baik. Menurutnya, ketika manusia meninggalkan dunia, yang akan dikenang bukanlah seberapa tinggi jabatan atau seberapa banyak harta, melainkan apakah ia pernah menebar kebaikan atau justru sebaliknya.
Karena itu, selagi hidup, hiduplah sebaik-baiknya dengan hati yang tulus, sikap yang hangat, dan niat yang baik terhadap sesama.
Kisah Rina Afriyanty mengajarkan bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari hal besar.
Terkadang, ia tumbuh dari rasa nyaman akan tempat yang kita sebut rumah, dari pertemuan dengan orang-orang baru setiap hari, dan dari keputusan sederhana untuk tetap menjadi pribadi yang baik, apa pun peran yang sedang kita jalani.
Source image: rina









