Nosel.id Jakarta- Di sudut Kabupaten Lebak, Banten, tepatnya di Rangkasbitung, seorang anak perempuan tumbuh dengan latar belakang yang sederhana namun penuh warna.
Refty Ratu, begitulah namanya, dengan bangga menyandang identitas sebagai putri daerah Banten.
“Bukan dari kota yang besar, namun tumbuh dan besar di kampung halaman membuat memory masa kecil sangat berwarna,” kenangnya.
Kenangan indah itu menjadi fondasi kokoh baginya, pengingat akan asal-usul yang sederhana namun kaya akan makna, yang kelak akan menjadi sumber inspirasi dalam setiap nada yang ia nyanyikan.
Bakat menyanyi Refty bukanlah sesuatu yang sengaja dicari, melainkan ditemukan oleh seorang guru SD yang jeli.
Gurunya itulah yang pertama kali menyadari bakat terpendamnya dan sering mengikutsertakannya dalam berbagai perlombaan, mewakili sekolah dari tingkat SD hingga SMA.
Jejak prestasinya terbukti dengan banyaknya piala dan piagam yang berhasil dibawa pulang.

Barulah kemudian orang tuanya menyadari bahwa buah hati mereka memiliki bakat yang perlu diasah. Tak mengherankan, bakat itu ternyata mengalir dalam darahnya.
“Btw Papaku pemain musik, Mama penyanyi, kakak penyanyi juga.” ungkapnya.
Dalam atmosfer keluarga yang hampir seluruhnya adalah musisi inilah bakat Refty menemukan tanah subur untuk bertumbuh.
Dunia tarik suara kemudian membukakan pintu bagi Refty untuk mengalami petualangan yang mungkin hanya bisa diimpikan banyak orang.
“Sukanya, bisa kerja sambil main keliling kota-kota di Indonesia & pulau-pulau berkat jadi penyanyi,” ceritanya.
Setiap panggung adalah tiketnya untuk menjamah keindahan Nusantara, menjadikan hobinya sebagai jendela untuk mengenal negerinya sendiri.
Namun, di balik gemerlap lampu panggung, ada bayangan yang harus ia hadapi.
“Dukanya: image sebagai penyanyi terutama dangdut yang selalu negatif di mata orang agak sulit dihindarkan,” keluhnya.
Stigma yang melekat pada penyanyi, khususnya genre dangdut, seringkali menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi dengan ketabahan.
Saat ini, Refty sedang menikmati babak baru dalam hidupnya. Ia memutuskan untuk mengambil jeda sejenak dari karier musiknya.

“Lagi gak bikin karya, sedang hiatus karena baru menikah dan lagi menikmati peran baru hehe,” tuturnya dengan bahagia.
Keputusannya untuk berhenti sejenak adalah sebuah pilihan sadar untuk sepenuhnya menghayati peran barunya sebagai seorang istri, menikmati momen kebersamaan yang berharga.
Memandang ke depan, harapan Refty untuk generasi muda penerus bangsa, khususnya di industri musik, sangatlah dalam.
“Semoga generasi sekarang ngga lupa dengan karya yang mereka harus tunjukkan bukan cuma viral instan and setelah itu gone by the wind, dan bijak dalam bersosmed.
Your life is Your story. write well!”
Source image: refty














