Prof. (assc). H. David Darmawan: IGOS, UMKM Goes Open Source, Platform BETAWI Ialah Dedikasi Nyata KADIN Indonesia Untuk UMKM

Prof. (assc).H. David Darmawan dalam kopi sore bersama sahabat-sahabat muda dan jurnalis beliau mempersilakan untuk mengunjungi kantor sekretariat dari Lembaga Startup & Inkubator KADIN Indonesia yang sekaligus sebagai laboratoriumnya untuk mendedikasikan diri dan membuat karya-karya guna kemaslahatan dan kebanggaan negeri ini.( 25/08/2022).

Betawi Lab  beliau yang sekaligus sebagai ajang mentoring untuk anak-anak muda terbaik se Indonesia ini beralamat di Distrik 8, Treasury Tower Lt 15, SCBD Lot 8 Sudirman, Jakarta Selatan.

Di sana, lelaki yang tak henti untuk mencurahkan keahlian digital dan hi-technya ini memaparkan kepada kita semua tentang Program UMKM Goes Open Source: Connecting All Of Us  With The World yang didukung penuh oleh Lembaga Startup & Inkubator KADIN Indonesia, UMKM Naik Kelas, Betawi BankiT, serta Asosiasi Dosen Bekasi Raya.

Prof David mengungkapkan baru saja ada pembuka, bedah pemikiran dari program ini yang dilakukan secara online dengan pembicara Bapak Wawan Hermansyah ( Ketua Asosiasi Dosen Indonesia, Bekasi Raya), Bapak Subandi sebagai praktisi open source, dan Prof. David sendiri selaku Kepala Lembaga Startup & Inkubator KADIN Indonesia & Chief Startup.

Prof. David menuturkan UMKM Goes Open Source ini ialah lanjutan dari Gerakan Indonesia Goes Open Source atau IGOS. Program ini harus berkelanjutan dan penuh inovasi agar dapat tujuan yang diharapkan yakni UMKM yang hebat, digitalisasi merakyat, bersama KADIN Indonesia tentu saja.

UMKM Goes Open Source didesain untuk mampu menciptakan kompetisi pengembangan teknologi informasi yang mumpuni dan mampu bersaing di percaturan global. Kelebihan program ini adalah pembiayaan yang sedikit, dan sebagian besar gratis malah, lalu dapat dimodifikasi  dan dikembangkan  sendiri, atau untuk tujuan membuat perangkat lunak versi sendiri.

Beberapa contoh software gratis yang bisa diaplikasikan untuk UMKM seperti software APIK, Buku Warung, Trello, Square, ERPNext, LAMIKRO, GnuCash, dan juga PrestaShop. Ini adalah beberapa program hasil kerjasama dan pengembangan dari Betawi Lab dan mitra-mitra terbaik baik dari Kementerian atau pihak pengembang terpercaya.

Sedang dari internal Betawi Lab, atau juga Lembaga Startup dan Inkubator KADIN Indonesia sendiri yang sudah berjalan dan sedikit sudah bisa dirasakan manfaatnya ialah Platform Betawi Gotong Royong: Berbasis Teknologi Blockchain & Kriptokurensi. Betawi atau B.E.T.A.W.I ialah singkatan dari Blockchain Electronic Trading Aplications For Worldwide Intrapayment System).

Platform ini baru berjalan berapa persen, dan kini infrastruktur terus datang untuk melengkapi agar lekas sempurna, dan SDM-SDM muda terbaik juga sudah berkumpul guna mewujudkan karya terbaik bidang UMKM.

Profesor asosiate yang juga menyandang amanah sebagai Ketua Forum Pengusaha Betawi & Wakil Bendahara Bamus Betawi 1982 ini sekali lagi menegaskan ” Mungkin saya sebagai anggota KADIN Indonesia paling yunior diantara lainnya yang sudah lama dan senior dalam kepengurusan KADIN Indonesia, tetapi saya sebagai kapasitas sekarang Ketua Lembaga Startup dan Inkubator UMKM KADIN Indonesia merasa tertantang, bersemangat dan apalagi sebagai jatidiri sebagai putra Betawi yang harus mampu menunjukkan prestasi, karya nyata ditingkat nasional dan global, bukan hanya jago kandang atau terkenal karena stigma negatif lainnya.” urainya.

Prof. David dalam penutupan sesi ini mengatakan sekali lagi dalam pesannya agar gerakan, niat tulus dalam hati dan ikhtiar keras yang terus berjalan untuk UMKM ini bisa bersama-sama diikuti dan ada teladan dari para kolega senior di KADIN Indonesia untuk fokus pada program kerja, khususnya di pemberdayaan dan membangkitkan potensi UMKM.

Karena dengan ajang silaturahmi lewat wahana apapun seperti KADIN Indonesia, BAMUS Betawi dllnya, dan ajang karya prestasi inilah kemaslahatan semuanya, keberkahan dan kejayaan negeri yang mempunyai potensi besar ini akan terwujud, tutup putra dari Prof.H. Durry Abdurrahman (Ketua Apindo DKI Jakarta medio tahun 1980an) ini penuh semangat.

 

Leave a Reply to Rohim Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment