Nosel.id Jakarta- Setiap orang punya cerita tentang dari mana ia berasal, dan ke mana ia sedang menuju.
Bagi Pepaw, hidup adalah perpaduan antara dua tempat yang sama-sama membentuk dirinya, akar yang menenangkan, dan perjalanan yang menguatkan.
Ia berasal dari Kampung Silalahi, Medan, sebuah tempat yang ia gambarkan sebagai ruang penuh kehangatan, ketenangan, dan nilai kekeluargaan yang begitu kental.
Di sanalah ia mengenal arti pulang, arti sederhana dari kebersamaan yang tulus, dan makna hidup yang tidak selalu harus ramai untuk terasa utuh.
Namun, Pepaw lahir dan besar di Jakarta, kota yang justru membentuk sisi lain dari dirinya.
Di tengah hiruk pikuk ibu kota, ia belajar menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan penuh semangat.
Jakarta mengajarkannya untuk bergerak cepat, beradaptasi, dan berani menghadapi berbagai tantangan hidup.
“Silalahi adalah tentang akar… dan Jakarta adalah tentang perjalanan,” ungkapnya. Sebuah kalimat sederhana yang merangkum dua sisi kehidupannya dengan begitu dalam.
Kini, Pepaw aktif di dunia entertainment. Ia kerap dipercaya sebagai moderator, MC, sekaligus content creator. Baginya, setiap panggung, setiap pertemuan, dan setiap kesempatan adalah ruang untuk bertumbuh.
Ia menikmati prosesnya, bukan hanya hasil akhirnya.
Karena dalam setiap aktivitas yang dijalani, ada pelajaran baru yang bisa diambil, ada pengalaman yang memperkaya, dan ada jaringan yang terus berkembang.
“Saya percaya, setiap hal yang kita jalani adalah kesempatan untuk belajar dan menjadi versi diri yang lebih baik,” tuturnya.
Namun, di balik dunia yang terlihat dinamis dan penuh energi itu, ada sisi lain yang jarang terlihat.
Rasa lelah, tekanan, hingga tuntutan untuk selalu tampil baik menjadi bagian dari perjalanan yang harus ia hadapi.
Pepaw menyadari bahwa hidup tidak selalu tentang terlihat kuat. Justru, ada kekuatan dalam menerima bahwa kita tidak harus selalu sempurna.
“Hidup bukan tentang selalu kuat, tapi tentang tetap melangkah walaupun tidak sempurna,” katanya.
Untuk menjaga keseimbangan, ia memiliki cara sederhana namun bermakna: mensyukuri hal-hal kecil setiap hari.
Baginya, kebahagiaan tidak selalu datang dari sesuatu yang besar, tetapi justru tumbuh dari kesadaran akan hal-hal kecil yang sering terlewatkan.
Ke depan, harapannya sederhana namun penuh doa. Ia ingin dikelilingi oleh orang-orang yang tulus, dipertemukan dengan hal-hal baik, dan terus berjalan menuju tujuan hidupnya dengan penuh keyakinan.
“Semoga apapun yang kita jalani, selalu membawa kita lebih dekat dengan tujuan hidup kita,” ujarnya.
Di akhir ceritanya, Pepaw meninggalkan pesan yang hangat dan relevan bagi siapa saja yang sedang berjuang:
“Jangan takut berjalan pelan, yang penting kamu tetap bergerak. Yang penting kamu tidak berhenti percaya pada dirimu sendiri.
Terus berjalan, terus bertumbuh, dan tetap jadi dirimu yang terbaik.”
Sebuah pengingat bahwa hidup bukan tentang siapa yang paling cepat sampai, melainkan siapa yang tidak berhenti melangkah.
Source image: pepaw
