Open AI, Perusahaan Misterius dan Produk Super Jenius Buatan Elon Musk

Open AI adalah perusahaan bidang kecerdasan besutan dari Elon Musk. Juga bisa dikatakan, Open AI adalah perusahaan riset dan penyebaran AI. Misi Open AI adalah untuk memastikan bahwa kecerdasan umum buatan bermanfaat bagi seluruh umat manusia diseluruh dunia.

Maksud dan intisari dari tujuan di atas ialah, kami Open AI ingin memastikan bahwa kecerdasan umum buatan atau AGI, produksi dari kami ialah sebuah sistem yang super otonom, dapat diandalkan pada pekerjaan manusia yang paling berharga dan sangat ekonomis, serta berdampak dan bermanfaat bagi seluruh umat manusia.

Selain kami berusaha untuk secara langsung membangun AGI yang aman dan bermanfaat, tetapi juga akan mempertimbangkan misi kami terpenuhi jika pekerjaan kami membantu orang lain untuk mencapai hasil ini. Untuk itu, kami berkomitmen pada prinsip-prinsip berikut:

Manfaat yang bisa didistribusikan secara luas. Artinya,  Sudah menjadi komitmen dari kami untuk menggunakan pengaruh apa pun yang kami peroleh atas penyebaran AGI produk kami, untuk memastikannya digunakan untuk kepentingan semua orang, dan untuk menghindari memungkinkan penggunaan AI atau AGI yang membahayakan umat manusia atau terlalu fokus pada kekuatan mesin.

Tugas fidusia utama kita adalah untuk kemanusiaan. Kami mengantisipasi perlu mengumpulkan sumber daya yang substansial untuk memenuhi misi kami, tetapi akan selalu rajin bertindak untuk meminimalkan konflik kepentingan di antara karyawan dan pemangku kepentingan kami yang dapat membahayakan manfaat yang luas.

Kemudian, ada keamanan jangka panjang yang maksudnya menjadi komitmen kami  untuk melakukan penelitian yang diperlukan untuk membuat AGI aman, dan untuk mendorong adopsi luas penelitian tersebut di seluruh komunitas AI. Kami merencanakan studi jangka panjang, agar selain picuan akselerasi untuk riset di bidang AI semakin pesat, tetapi juga memperhatikan atau ada kesetimbangan dibidang keselamatan manusia.

Selanjutnya ada kepemimpinan teknis, artinya kami akan terdepan dalam bidang ini, dengan memimpin tim yang benar-benar kapabel. Tak cukup hanya dengan advokasi kebijakan dan keselamatan saja. Yang terakhir ialah, orientasi koperasi yaitu

Kami akan secara aktif bekerja sama dengan lembaga penelitian dan kebijakan lainnya; dan berusaha untuk menciptakan komunitas global yang bekerja sama untuk mengatasi tantangan global AGI, serta komit untuk menyediakan barang-barang publik yang membantu masyarakat menavigasi jalan menuju AGI.

Tetapi sebagian dari penemuan yang dihasilkan di perusahaannya ini belum disebarluaskan ke publik secara lengkap dan detail deskripsi cara kerja karena sangat membahayakan keselamatan dan kerahasiaan informasi diri manusia. Untuk opsinya ialah Open AI memperkecil model dan membuat satu makalah teknis.

Pada masa mendatang, sudah tidak bisa lagi membedakan antara kebenaran dan informasi yang salah secara online. Citra sintetis, audio, dan video, menyiratkan bahwa teknologi mengurangi biaya pembuatan konten palsu dan mengobarkan kampanye disinformasi. Masyarakat luas perlu menjadi lebih skeptis terhadap teks yang mereka temukan online, seperti halnya fenomena ‘deep fakes’ menuntut lebih banyak skeptisisme tentang gambar

Elon Musk, saat ini ialah sebagai orang terkaya di dunia mengalahkan  CEO Amazon Jeff Bezos dan pendiri Microsoft Bill Gates. Ia mencatat harta kekayaan mencapai 199 miliar dolar AS atau sekitar Rp2.796 triliun. Ia terkenal sebagai orang super jenius sejak kecil dengan usia 12 tahun sudah membuat  game komputer. Beberapa perusahaan yang dirikan selain Open AI, ialah ada SpaceX,  Tesla, The Boring Company, Paypal dan Neuralink.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *