Okta: Struktur PP JAKER 2022-2027 Terbentuk & Teruskan Spirit Wiji Thukul !

JAKER atau singkatan dari Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat  adalah jaringan pekerja seni budaya yang bergerak di bidang daya cipta dan kreativitas. Minat utama jaringan ini adalah sastra, seni, filsafat, agama, dan budaya populer, baik dalam bentuk pemikiran-cipta atau karya-cipta.

Cara kerja atau pola kerja dari JAKER dengan membentuk jaringan kebudayaan terkecil pada sanggar seni di basis buruh dan petani di kampung-kampung.Hal ini dilakukan karena di kampung masih banyak yang belum terjamah oleh dewan-dewan kebudayaan yang menjadi elitis di kota besar. Jaker termasuk salah satu organisasi fenomenal dan legenda di Indonesia.

JAKER  berdiri tahun 1993. Tokoh-tokoh pendirinya seperti  Wiji Thukul, Moelyono, Raharjo Waluyo Djati, Hilmar Farid, Linda Christanty juga Samsar Siahaan.

Awalnya tujuan JAKER ialah berfungsi untuk mencukupi tuntutan dialektika sejarah untuk menangkal dari kesenian yang dikendarai oleh neokolonialis. Dimana para neokolonialis ini melakukan penetrasi melalui dewan-dewan kesenian yang dimiliki oleh rezim Orde Baru.

Fungsi JAKER lainnya seperti untuk menangkal para seniman besar kubu humanisme universal yang terhubung dengan para pemodal dan kapitalis serta imperalis asing.  JAKER sudah kenyang dan kaya pengalaman dalam menemani perjuangan rakyat lewat jalan seni dan kebudayaan.

JAKER mengalami masa-masa yang tidak terlupakan seperti di saat represi. Terjadi setelah meletusnya peristiwa “Sabtu Kelabu” yang terjadi pada 27 Juli 1996, setelah peristiwa itu, JAKER menjadi kambing hitam. Akhirnya JAKER memilih jalan untuk bergerak di bawah tanah.

Sembari bergerak, JAKER juga menyuarakan tuntutan kesenian yang anti militerisme dan anti humanisme universal dengan bendera graphic guerilla menggunakan media poster, paper puppet, dan selebaran.

Lalu di paska represi, atau  setelah runtuhnya Orba, JAKER mulai menampakkan jati dirinya. JAKER juga sudah berani untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang berpihak kepada perjuangan rakyat untuk meluruskan budaya demokrasi di Indonesia.

Di kepengurusan sekarang, tepatnya tahun 2021 setelah  terpilihnya Ketua Harian, dan Sekjen serta pengurus lainnya dalam rapat di Kongres II JAKER pada hari Minggu, 29 Agustus 2021, maka peresmian atau launcing PP JAKER 2022-2027 ini juga baru saja di buka.

Bertempat di Sekretrariat PP JAKER, Jl. Bacang 310 Cempaka Putih, Jakarta Pusat ini, acara yang diset selain launching kepengurusan 2022-2027, juga halal bihalal keluarga besar JAKER. Acara diisi dengan pencak silat, tari tradisi, pameran lukisan, performing arts, monolog, musik akustik, dan pidato kebudayaan.

Pidato kebudayaan di lakukan oleh  Tri Okta Sulfa Kimiawan, atau akrab disapa Okta. Sosok intelektual juga aktivis yang mempunyai beragam profesi seperti peneliti, dosen, dan karyawan pabrik ini sarat dengan pengalaman kejuangan dan kegiatan aktivisme sedari mahasiswa.

Selamat JAKER!

Salam  Budaya Pembebasan.

Okta, Ketua Harian JAKER 2022-2027

 

Struktur PP. JAKER 2022-2027

Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat

Ketua Umum            : Wiji Thukul

Ketua                         : Tri Okta Sulfa Kimiawan

Sekjen                         : Sonny Laurentius

Bendahara & Manajerial: Vanin Kbarek

Departemen:

Literasi: Herry T Sunandar

Hub Internasional: Ayu Wulandaru, Bella Mustadfalina

Komunikasi Media: Rudi H Wibowo

Advokasi: Yanuar Sihombing

Sekretaris Bidang:

Seni sastra: Syahdan Husain

Seni rupa: Robi Maulana Adam

Seni pertunjukan: Ragilbiru Sholihin

Industri Kreatif: Panji Setiawan

Adat Istiadat & Kearifan: Tessalonika Yolanda

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *