Nosel.id Jakarta- Gorontalo bukan sekadar tempat asal bagi Novita Yuliana yang akrab disapa Nupii ini.
Di kota yang hangat dengan masyarakat yang ramah itu, ia tumbuh, menempuh pendidikan, dan membangun fondasi hidupnya selama 24 tahun.
Keindahan laut, hasil laut yang segar, serta suasana kekeluargaan yang kuat menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidupnya sebelum akhirnya ia mengambil keputusan besar: merantau ke Jakarta demi mengejar karier.
Perjalanan profesional Nupii bukan tanpa liku.
Selama sembilan tahun, ia mengabdikan diri di dunia perbankan, sebuah bidang yang dikenal stabil, namun penuh tuntutan.
Di balik kesibukan itu, ia mulai menyadari satu hal penting: waktu untuk diri sendiri semakin terbatas.
Keinginan untuk tetap aktif dalam kegiatan sosial, menikmati hobinya sebagai penggemar sepak bola yang telah ia tekuni sejak 16 tahun lalu hingga mengeksplorasi dunia konten kreatif, mendorongnya untuk berani mengambil langkah berbeda.

Keputusan meninggalkan dunia perbankan bukanlah hal mudah. Namun Nupii memilih mendengarkan kata hatinya.
Ia kini bekerja di anak perusahaan Trans Corp yang bergerak di bidang social media.
Di sinilah ia menemukan titik temu antara pekerjaan, minat, dan gaya hidup yang lebih seimbang.
Kecintaannya pada media sosial justru menjadi kekuatan baik untuk riset konten kantor, konten pribadi, hingga konten sepak bola yang ia kembangkan sebagai konten kreator.
Semua berjalan beriringan, saling mendukung, dan memberinya fleksibilitas waktu yang sebelumnya sulit ia dapatkan.
Menariknya, hingga kini Nupii mengaku lebih banyak menemukan suka daripada duka.
Bekerja di bidang yang ia cintai membuat proses terasa ringan dan menyenangkan.
Lingkungan kerja yang suportif, ruang belajar yang terbuka, serta kesempatan untuk terus berkembang menjadi nilai lebih yang ia syukuri setiap hari.
Bahkan keputusan resign dari bank yang mungkin bagi sebagian orang terasa berisiko justru menjadi salah satu pilihan terbaik dalam hidupnya.
Ke depan, Nupii menyimpan harapan yang sederhana namun penuh makna.
Untuk keluarga, ia berharap kesehatan selalu menyertai dan kelak mereka dapat menyaksikan dirinya membangun rumah tangga.
Dalam karier, ia tak menargetkan hal muluk-muluk , cukup berada di dunia kerja yang membuatnya nyaman, terus belajar, dan bertumbuh.
Soal ekonomi, ia percaya akan mengikuti proses karier, sembari menyimpan mimpi untuk suatu hari memiliki usaha sendiri yang bisa ia kelola dengan sepenuh hati.
Tak kalah penting, ia ingin tetap memiliki waktu untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sosial.

Di akhir perjalanannya, Nupii membagikan pesan yang lahir dari pengalaman hidupnya sendiri:
Jangan takut untuk melangkah meski harus keluar dari zona nyaman.
Karena dari keputusan itulah, ia kini bisa lebih menikmati waktu untuk dirinya sendiri, untuk hobinya, dan untuk orang-orang yang membutuhkan kehadirannya.
Source image: nupii













