Nosel.id Jakarta- Nova Ruliana Purba, seorang perempuan tangguh yang lahir di kota kecil Pacitan dan besar di Surabaya, membawa dua karakter yang diwarisi dari orang tuanya.
Dari ibunya, ia mendapatkan kelembutan, sementara dari ayahnya, ia belajar tentang kegigihan.
Suasana hangat keluarganya, khususnya kenangan bersama almarhum eyang uti, selalu membuatnya rindu untuk kembali ke Pacitan.
Kini, Nova telah memilih untuk mengabdikan hidupnya di kota kelahirannya, mengembangkan batik warisan keluarga serta berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan di daerahnya.

Sejak kecil, Nova telah menunjukkan bakat dalam menggambar desain serta menyelaraskan warna dan gaya.
Bakat ini membawanya ke dunia fashion, di mana ia membuka butik bernama EL Galeri di Malang bersama rekannya.
Namun, titik balik kariernya terjadi pada tahun 2017, ketika ia mulai belajar tentang batik.
Setahun kemudian, Nova memutuskan untuk meninggalkan Malang dan mengembangkan Batik Puspita, warisan eyang utinya, sebagai generasi ketiga.
Perjalanan Nova dalam dunia batik tidaklah mudah. Meskipun bisnis ini adalah usaha turun-temurun, ia tetap harus melewati berbagai tantangan dan perjuangan.
Bahkan, putri kecilnya sering kali menemani Nova dalam berbagai acara karena ia tidak ingin kehilangan momen berharga bersama anaknya.
Nova memulai segalanya dari nol, mengikuti berbagai workshop, dan aktif di komunitas batik seperti Asosiasi Pembatik Jawa Timur (APBJ).
Dedikasinya dalam dunia batik membawanya ke berbagai kesempatan besar, seperti mengikuti pameran Kriya Nusa serta tampil di East Java Fashion Harmony II di Banyuwangi bersama desainer kenamaan Indonesia.
Keberhasilan dalam bisnis batik menginspirasi Nova untuk memperluas usahanya.
Ia mendirikan Puspita Fashion & Hijab serta Puspita Beauties. Tak hanya fokus pada bisnis, Nova juga aktif dalam kegiatan sosial.
Ia sering memberikan pelatihan gratis bagi ibu-ibu di desa terpencil di Pacitan dan sekitarnya, dengan harapan dapat meningkatkan keterampilan perempuan agar lebih percaya diri dan membantu perekonomian keluarga mereka.
Keaktifannya di bidang sosial membawanya dipercaya untuk memimpin berbagai organisasi, seperti Ketua Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia Cabang Pacitan, Ketua Perwira Cabang Pacitan, serta Ketua Yayasan Mitra Sehati UMKM Indonesia Cabang Pacitan.
Di balik kesibukannya sebagai pengusaha dan aktivis sosial, Nova tetap menjadikan keluarga sebagai prioritas utama.

Travelling menjadi caranya untuk mendapatkan inspirasi sekaligus membangun kedekatan emosional dengan keluarga.
Ia selalu berusaha menciptakan waktu berkualitas bersama orang-orang tercintanya, karena baginya, seberapa hebat pun pencapaiannya, keluarga tetaplah yang utama.
Nova berharap untuk terus sehat dan bahagia agar dapat mewujudkan impiannya, terutama dalam mengembangkan Puspita Group agar semakin banyak membuka lapangan pekerjaan.
Ia juga ingin terus berbagi kepada lembaga penyalur yatim piatu di Pacitan dan sekitarnya.
Harapannya, kisah perjalanannya bisa menjadi inspirasi bagi banyak perempuan, terutama putri tercintanya, Nabellva Eifellia.
Nova percaya bahwa hidup harus dijalani sepenuhnya dengan memegang erat orang-orang yang dicintai.
Baginya, yang terpenting dalam hidup adalah mencintai dan dicintai, bersyukur atas hal-hal kecil, namun tidak pernah membatasi impian.
Bekerja keras saat dibutuhkan, tetapi juga tahu kapan harus berhenti sejenak untuk menyegarkan jiwa.
“Live. Be present. Every second in your life matters, choose to feel alive.”
Source image: nova














