Nosel.id Jakarta- Lahir dan besar di Bandung, kota yang hangat dan penuh cerita, Nisaa S tumbuh sebagai pribadi yang kuat meski hidup sempat berubah arah ketika orang tuanya berpisah di masa SMA.
Namun, ia tak pernah merasa menjadi “anak broken home”.
Baginya, kasih sayang tak pernah benar-benar hilang. Ia tetap mendapatkan segala kebutuhan dan perhatian sebagai seorang anak.
Dari situ, Nisaa belajar satu hal penting: keluarga bisa hadir dalam bentuk yang berbeda, tapi cinta tetap utuh.
Kini, Nisaa tinggal di Bali, mengikuti perjalanan hidup bersama suami.
Di tengah suasana pulau yang tenang, ia menemukan ritme baru sebagai seorang ibu rumah tangga, tanpa meninggalkan semangatnya untuk berkarya.
Di sela kesibukan mengurus anak-anak dan keluarga, ia membangun usaha kecil di bidang kosmetik dan mencoba peruntungan di dunia trading.

Bukan hal yang mudah, tetapi justru di sanalah ia merasa hidup lebih lengkap bisa berkarya, namun tetap ada untuk keluarga.
Menjalankan bisnis tanpa terjun langsung memang memiliki tantangan tersendiri. Income kadang bergantung pada kinerja orang lain.
Namun, bagi Nisaa, setiap proses membawa pelajaran.
Ada suka, tentu ada duka. Ada ketidakpastian, namun ada juga rasa bangga ketika produknya dipakai banyak orang dan membawa manfaat.
Itu menjadi bentuk pencapaian yang tak selalu bisa dinilai dengan angka.
Di balik semua peran yang ia jalani, Nisaa hanya punya satu harapan besar: agar anak-anaknya tumbuh sehat, bahagia, dan menjadi manusia yang lebih beruntung dari orang tuanya.
Ia percaya, tugas terbesar orang tua adalah membuka jalan, dan anak-anak kelak akan melanjutkan langkahnya dengan cara mereka sendiri.
Untuk siapa pun yang sedang merasa down, Nisaa memiliki pesan sederhana namun dalam:
“Lebih humble lagi untuk embrace apa pun yang terjadi. Tidak ada satu pun yang terjadi tanpa Tuhan mengizinkan.
Kadang kita terlalu egois merasa semuanya tentang diri kita, padahal kita lahir justru untuk keperluan orang lain.”
Perjalanan hidup Nisaa mengingatkan kita bahwa kekuatan sering lahir dari hal-hal yang tampak biasa.
Dari keberanian menjadi ibu, ketekunan membangun usaha kecil, hingga kerendahan hati menerima setiap proses.
Dan di balik itu semua, ada hati yang selalu percaya: selama kita berjalan dengan niat baik, Tuhan akan menuntun sisanya.
Source image: nisaa















