Nimas Bunga, Jadi Diri Sendiri Adalah Bentuk Penghematan Energi yang Paling Cerdas

Nosel.id Jakarta- Dari Surabaya, kota yang dinamis dan penuh semangat, Nimas Bunga tumbuh dalam pelukan hangat keluarga yang tak pernah putus.

Masa kecilnya diisi dengan keceriaan, dukungan tanpa syarat dari mama dan ayah, serta hal-hal sederhana yang kini justru terasa paling berharga, ciuman hangat dan pelukan setiap hari.

Dari rumah itulah ia belajar tentang cinta, keberanian, dan keyakinan untuk melangkah.

Perjalanan Nimas menuju dunia profesional dimulai jauh sebelum banyak orang seusianya berpikir untuk bekerja. Sejak SMA, ia sudah mencoba berdiri di atas kakinya sendiri.

Dunia MC (Master of Ceremony) menjadi pintu awalnya, semua bermula dari kegiatan OSIS, ketika ia sering dipercaya membawakan acara di sekolah.

Dari sana, langkah kecil itu berubah menjadi perjalanan panjang.

Nimas mulai menerima berbagai job MC, dari yang sederhana hingga perlahan berkembang. Ia masih ingat betul masa-masa awal ketika “bayaran” yang ia terima hanya segelas air putih dan ucapan terima kasih.

Namun, alih-alih merasa kecil hati, pengalaman itu justru menjadi bahan bakar untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuannya.

Baginya, setiap panggung adalah proses.

Hingga akhirnya, waktu membuktikan bahwa konsistensi tidak pernah mengkhianati hasil. Kini, Nimas tidak hanya percaya diri dengan kemampuannya, tetapi juga sudah bisa menentukan nilai dirinya sendiri melalui pricelist yang ia tetapkan.

Di balik itu semua, Nimas juga menempuh pendidikan S1 Psikologi sebuah bidang yang memperkaya cara pandangnya terhadap manusia dan kehidupan.

Meski saat ini ia masih berada di persimpangan untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 dan profesi, harapan itu tetap ia simpan sebagai bagian dari mimpinya ke depan.

Tak berhenti di satu jalur, Nimas juga memiliki jiwa wirausaha. Sejak dulu, ia sudah mencoba berbagai bisnis kecil, meski belum semuanya bertahan.

Kini, ia tengah membangun langkah baru bersama sang tante melalui usaha “Naraya x Manis Delight Cookies” sebuah bentuk kolaborasi yang penuh harapan.

Namun perjalanan kariernya tidak berhenti di situ.

Hari ini, Nimas mengambil langkah besar dengan beralih profesi sebagai Financial Advisor di salah satu bank BUMN, yaitu Bank Mandiri.

Dalam peran barunya, ia tidak hanya bekerja, tetapi juga menjadi pendamping bagi banyak orang dalam merencanakan masa depan finansial mereka mulai dari perencanaan keuangan pribadi, investasi, dana pensiun, hingga asuransi.

Perubahan ini tentu tidak mudah.

Ritme kerja yang padat, dari pagi hingga malam, menjadi tantangan baru yang harus ia hadapi. Bahkan saat tubuhnya beristirahat, pikirannya masih sering dipenuhi dengan kebutuhan klien. Namun bagi Nimas, semua itu adalah bagian dari proses yang harus dinikmati. Ia memilih untuk tetap berjalan, memahami targetnya, dan mencapainya secara perlahan namun pasti.

Di tengah kesibukan dan ambisinya, Nimas tetap menyimpan harapan sederhana namun berarti: kesehatan, kelancaran dalam karier, kemudahan dalam setiap urusan, serta kesadaran untuk menjaga kesehatan mental dan finansial secara seimbang.

Ia percaya, perempuan tidak hanya perlu terlihat baik, tetapi juga harus memiliki kedalaman.

Jadilah perempuan yang memiliki ‘isi’ di kepala, ‘hati’ dalam tindakan, dan ‘kelas’ dalam penampilan.”

Dan untuk siapa pun yang sedang berjuang menemukan dirinya, Nimas menitipkan satu pesan yang kuat:

Menjadi diri sendiri adalah bentuk penghematan energi yang paling cerdas. Kamu tidak perlu membayar biaya mental untuk merawat kebohongan di hadapan orang lain.”

Sebuah pengingat bahwa keaslian diri bukan hanya tentang keberanian, tetapi juga tentang kebebasan.

 

Source image: nimas