Nada Brown, Ketika Hati Penuh Syukur Setiap Rintangan Terasa Ringan

Nosel.id Jakarta- Nada adalah sosok perempuan yang lahir dan besar di Jakarta, kota yang selalu menjadi bagian penting dalam hidupnya.

Meski terkenal dengan kemacetannya, Jakarta tetap memberikan kenyamanan bagi Nada.

“Jakarta itu sangat menyenangkan, apalagi dengan tetangga yang baik dan keluarga yang selalu mendukung,” ujarnya.

Dukungan dari orang-orang terdekat inilah yang menjadi fondasi kuat bagi Nada untuk menjalani berbagai aktivitasnya.

Sejak usia 16 tahun, Nada sudah terjun ke dunia entertainment, khususnya sebagai model catwalk dan bintang iklan. Namun, itu hanyalah awal dari perjalanan kariernya.

Pada tahun 2015, ia memulai bisnis cake, dessert, dan minuman sehat berbahan dasar sari kacang hijau dengan nama @nbc_cookies.

Inspirasi untuk memulai bisnis ini datang dari kecintaannya terhadap cake. “Awalnya, aku memang pecinta cake.

Dari situ, aku berpikir, kenapa tidak mencoba membuat sendiri?” ceritanya.

Tidak hanya itu, Nada juga menjalani pekerjaan freelance di bidang fashion styling. Dengan segudang kesibukan, ia tetap menemukan waktu untuk olahraga.

Olahraga lari menjadi salah satu aktivitas yang paling ia cintai, meskipun awalnya ia sangat membenci olahraga ini.

Aku mulai lari pada tahun 2021. Waktu itu karena patah hati, tapi ternyata banyak manfaatnya.

Lari bikin mood bagus, happy seharian, dan tentunya bikin badan lebih sehat,” ujarnya sambil tertawa.

Seiring waktu, kebiasaan berlari ini berkembang. Dari yang awalnya lari sendiri setiap pagi, kini Nada sering bergabung dengan teman-teman yang memiliki minat serupa.

Ia juga sempat mencoba olahraga lain seperti golf dan bulutangkis, tetapi tetap kembali jatuh cinta pada dunia lari.

Dalam perjalanan ini, Nada merasakan banyak suka dan duka. “Sukanya, aku bisa bertemu teman-teman baru yang punya positive vibes.

Dukanya, mungkin saat cedera, karena itu bikin aku nggak bisa latihan atau lari. Padahal, lari udah jadi rutinitas wajib buatku setiap pagi,” ungkapnya.

Nada percaya bahwa apa pun yang dilakukan dengan sepenuh hati tidak akan pernah terasa sebagai beban.

Ia selalu mengingatkan untuk tetap tersenyum ramah di mana pun berada dan berharap lebih banyak teman serta keluarganya tertarik mencoba olahraga lari.

“Kita nggak perlu tim atau alat khusus. Bahkan lari sendirian selama 30-60 menit sudah cukup,” sarannya.

Nada juga memegang prinsip bahwa setiap orang memiliki proses dan rezekinya masing-masing.

“Jangan pernah merasa tertinggal. Ketika hati penuh dengan rasa syukur, setiap rintangan terasa lebih ringan, dan setiap kebahagiaan terasa lebih dalam,” tuturnya.

 

Source image: nada

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *