Nosel.id Jakarta- Berasal dari Yogyakarta, daerah yang dikenal dengan kelembutan, keramahan, dan sopan santunnya, Miftha tumbuh dengan membawa nilai-nilai tersebut dalam perjalanan hidupnya.
Yogyakarta baginya bukan sekadar tempat asal, tetapi juga rumah yang selalu menghadirkan kerinduan setiap harinya.
Perjalanan karier Miftha dimulai di dunia perkeretaapian pada 2017 dan terus ia jalani hingga sekarang.
Selama bertahun-tahun bekerja di kereta, ia tidak hanya menjalankan sebuah profesi, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan begitu banyak orang dari berbagai latar belakang.
Baginya, salah satu hal paling menarik dari pekerjaannya adalah manusia. Setiap perjalanan mempertemukannya dengan karakter, sikap, dan cerita yang berbeda.
Dari setiap interaksi tersebut, Miftha belajar memahami orang lain, memperluas wawasan, sekaligus membangun relasi yang lebih luas.
Namun, bekerja di dunia transportasi juga memiliki sisi yang tidak selalu mudah. Salah satu hal yang paling ia rasakan adalah harus rela melewatkan momen-momen penting bersama keluarga, termasuk ketika hari raya seperti Lebaran tiba.
Di saat sebagian besar orang berkumpul bersama keluarga, ia tetap harus menjalankan tanggung jawab pekerjaannya.
Meski demikian, pengalaman tersebut justru mengajarkannya tentang arti tanggung jawab, ketulusan dalam bekerja, dan bagaimana tetap memberikan pelayanan terbaik dalam berbagai keadaan.
Bagi Miftha, pekerjaan bukan hanya tentang mendapatkan penghasilan, tetapi juga tentang bagaimana setiap profesi dapat menjadi ruang untuk belajar dan bertemu dengan banyak manusia.
Ia berharap, dalam perjalanan hidup ini, setiap orang selalu dipertemukan dengan orang-orang baik dan memiliki kesempatan untuk terus menjadi pribadi yang baik.
“Semoga kita semua selalu dipertemukan dengan orang-orang baik, mendapatkan keberkahan dan kecukupan dari pekerjaan, serta diberikan kesehatan di tengah kesibukan.
Jangan lupa menjaga komunikasi dengan orang-orang yang sudah kita kenal maupun mereka yang baru hadir dalam perjalanan hidup kita.”
Miftha juga percaya bahwa kebahagiaan tidak harus menunggu sesuatu yang besar. Kebahagiaan dapat dimulai dari hal sederhana, salah satunya dengan menebarkan energi positif kepada orang-orang di sekitar.
Ia berpesan agar setiap orang terus belajar menjadi kuat dalam keadaan apa pun. Sebab, kehidupan tidak selalu berjalan sesuai dengan harapan, tetapi selalu ada sesuatu yang bisa dipelajari dari setiap keadaan.
Baginya, salah satu fondasi penting dalam meraih kesuksesan adalah attitude. Kemampuan seseorang mungkin membuka sebuah kesempatan, tetapi sikap dan cara memperlakukan orang lain dapat menentukan bagaimana seseorang dikenang dan dipercaya.
“Attitude menjadi salah satu dasar dalam meraih kesuksesan. Attitude dapat mengubah sudut pandang seseorang terhadap kita.
Maka, jagalah attitude-mu di mana pun kamu berada.”
Dari perjalanan Miftha Mipmip, kita belajar bahwa sebuah profesi dapat menjadi lebih dari sekadar pekerjaan.
Ia bisa menjadi ruang untuk mengenal manusia, membangun relasi, belajar memahami perbedaan, sekaligus menemukan versi diri yang lebih dewasa.
Karena pada akhirnya, perjalanan yang baik bukan hanya tentang ke mana kita pergi, tetapi tentang siapa saja yang kita temui, apa yang kita pelajari, dan kebaikan apa yang kita tinggalkan di sepanjang perjalanan.
Source image: Miftha
