Nosel.id Jakarta- Lahir di Sukabumi dan dibesarkan di sebuah desa kecil bernama Kadudampit, Bunga Arsymala tumbuh dalam lingkungan yang sederhana namun penuh kehangatan.
Udara yang sejuk, air yang jernih, serta masyarakat yang ramah menjadi bagian dari kenangan masa kecil yang terus ia bawa hingga kini.
Di tengah keluarga yang penuh cinta, Bunga juga belajar satu nilai penting sejak kecil: bertanggung jawab atas setiap keputusan yang diambil.
Nilai tersebut kemudian menjadi salah satu bekal dalam menjalani kehidupan, termasuk ketika ia memasuki dunia profesional.
Saat ini, Bunga berkarier di bidang Learning & Development pada sebuah perusahaan asuransi sekaligus menjalani profesi sebagai financial planner.
Di tengah kesibukan profesionalnya, ia juga senang mengabadikan berbagai momen melalui Instagram.
Kecintaannya terhadap traveling membuat Bunga gemar menjelajahi tempat-tempat baru dan menemukan sisi menarik dari setiap perjalanan.
Baginya, membagikan momen bukan semata-mata tentang tampil di depan kamera, tetapi tentang menyimpan cerita dan kenangan dari pengalaman yang telah dilewati.
Dalam menjalani aktivitas sehari-hari, Bunga memiliki pandangan tersendiri mengenai work-life balance.
Baginya, keseimbangan hidup bukan berarti harus membagi waktu secara matematis antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Ketika bekerja, ia berusaha memberikan fokus dan energi terbaik. Namun, ketika waktunya menikmati hidup tiba, ia memilih untuk benar-benar memberikan ruang bagi dirinya sendiri.
Meninggalkan pekerjaan sejenak, melakukan hal-hal yang disukai, mencoba pengalaman baru, dan menciptakan cerita yang kelak dapat dikenang.
“Work-life balance bukan tentang membagi waktu 50:50. Saat bekerja, berikan 100% fokus dan energi. Tetapi ketika waktunya menikmati hidup, belajarlah benar-benar hadir di dalamnya.”
Bagi Bunga, kehidupan tidak harus selalu berjalan sempurna untuk bisa dinikmati. Justru, ada banyak kebahagiaan yang dapat ditemukan ketika seseorang mau berhenti sejenak dan menghargai apa yang sedang dijalani.
Ke depan, ia berharap selalu diberikan kesehatan, ketenangan, keluarga yang hangat, serta pekerjaan yang memiliki makna.
Ia juga ingin terus diberikan kesempatan untuk belajar, berkembang, mencoba berbagai hal baru, dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Lebih dari sekadar pencapaian karier atau materi, Bunga ingin hidupnya dipenuhi pengalaman berharga, orang-orang baik, dan berbagai hal yang layak dikenang.
Baginya, hidup tidak perlu selalu dibandingkan dengan perjalanan orang lain. Setiap orang memiliki waktunya masing-masing dan cerita yang berbeda untuk dijalani.
Karena itu, ia menitipkan pesan sederhana kepada siapa pun yang membaca kisahnya.
“Jangan terlalu sibuk mengejar kehidupan yang terlihat sempurna sampai lupa menikmati kehidupan yang sedang dijalani.”
Kita tidak pernah benar-benar tahu seperti apa kehidupan lima atau sepuluh tahun mendatang.
Maka selama masih diberikan kesempatan, Bunga percaya bahwa kita perlu belajar sebanyak mungkin, mencintai orang-orang yang berarti, berani mencoba sesuatu yang baru, mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah didatangi, dan tidak takut memulai kembali ketika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana.
Sebab menurutnya, hidup bukan tentang seberapa cepat seseorang mencapai tujuan, melainkan tentang seberapa banyak ia benar-benar hadir dan menikmati perjalanan menuju ke sana.
“Build a life you don’t need to escape from, and fill it with experiences you’ll be grateful to remember.”
Pada akhirnya, yang kita bawa pulang dari kehidupan bukan hanya daftar pencapaian. Kita membawa cerita, pengalaman, orang-orang yang kita cintai, serta versi diri kita yang berhasil tumbuh melalui berbagai perjalanan.
Dan bagi Bunga Arsymala, mungkin itulah arti kehidupan yang sesungguhnya: bukan sekadar sampai di tujuan, tetapi menciptakan kehidupan yang layak dikenang sepanjang perjalanan.
Source image: Bunga
