Meyga Barob, You Can Never Dim The Light When It Shines From Within.

Nosel.id Jakarta- Di tengah dinamika Kota Palembang, kota tertua di Indonesia yang kaya adat serta dihuni masyarakat yang kompetitif lahirlah seorang perempuan cantik bernama Meyga Barob.

Ia yang tumbuh dengan keyakinan bahwa apa pun yang dikerjakan harus dilakukan semaksimal mungkin.

Bukan harus selalu menjadi yang terbaik,” ujarnya, “tapi setidaknya jangan menjadi yang terburuk.

Prinsip sederhana itu menjadi pondasi perjalanan hidupnya.

Palembang bukan hanya tempat asal, tetapi juga ruang pembentukan karakter. Di kota ini, persaingan dianggap wajar, bahkan sehat.

Lingkungan seperti itulah yang membuat Meyga terbiasa menuntut dirinya untuk bekerja keras.

Ia juga sangat menghargai budaya lokal, budaya  Jawa juga, karena kombinasi dari keluarga Papa yang dari sana dan sang Mama dari Jawa Timur.

Kombinasi nilai budaya dan ritme kompetitif kota inilah yang menumbuhkan kepercayaan diri, ketegasan, dan etos kerja yang teratur dalam dirinya.

Sejak kecil, Meyga dikenal sebagai pribadi yang berani bermimpi.

Uniknya, cita-citanya tidak hanya satu,  melainkan tiga sekaligus.

Ia ingin menjadi Duta Besar, Pramugari, dan Jaksa.

Dengan nada bercanda ia menyampaikan, “Kalau jadi jaksa, aku masih bisa jadi atase kejaksaan di luar negeri seperti duta besar dan karena jaksa sering berpindah tugas, aku bisa terus terbang juga. Jadi buy 1 get 3 dong!”tukasnya.

Namun di balik kelakar itu, tersimpan pola pikir dewasa: Meyga tidak menutup pintu peluang.

Ia melihat setiap profesi bukan sebagai batasan, tetapi sebagai jalan lain menuju mimpi yang serupa, mengabdi, menjelajah, dan membawa nama Indonesia.

Meyga adalah pribadi yang sangat teratur. Ia hidup dengan ritme yang konsisten dan produktif:

Pada akhir pekan, ia tetap memprioritaskan pengembangan diri dengan kuliah.

Dan yang tidak pernah tertinggal dari rutinitasnya adalah ibadah, ia jalani tepat waktu dengan penuh kesadaran.

Kedisiplinan ini membuat Meyga tumbuh menjadi sosok yang stabil, fokus, dan siap menghadapi dinamika dunia hukum yang ia pilih.

Setiap hari, Meyga memanjatkan doa: untuk kesehatan keluarganya, kelancaran karier, kemampuan memberi lebih banyak, serta kejaksaan RI yang semakin dicintai masyarakat.

Ia juga menitipkan doa khusus bagi seluruh keluarga besar Adhyaksa yang bertugas di penjuru negeri agar selalu diberi perlindungan.

Dari seluruh pengalaman dan prinsip hidup yang ia jalani, Meyga merangkum satu pesan kuat:

 “Aku selalu percaya bahwa cahaya yang baik dari dirimu akan tetap memancar, meskipun diselimuti kabut tebal.

You can never dim the light when it shines from within.”

 

 

Source image: meyga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed