Nosel.id Jakarta- Lahir di sebuah kampung di Sunda dimasa kecil dan tinggal di Banten dengan segala keterbatasan ekonomi, Kykie tumbuh dalam lingkungan keluarga sederhan.
Kedua orang tuanya hanyalah penjual nasi uduk dan buruh harian, profesi yang mengajarkan arti kerja keras sejak dini.
Dari realitas hidup itulah, Kykie menanam satu mimpi sederhana namun bermakna: memiliki perekonomian yang cukup untuk membahagiakan keluarga, terutama kedua orang tuanya.
Perjalanan hidup Kykie tidak dibangun dari kemewahan atau fasilitas, melainkan dari keberanian untuk bermimpi dan keteguhan untuk terus belajar.
Dari titik nol, bahkan pernah berjualan sate, ia perlahan menapaki dunia yang tidak banyak disentuh perempuan: dunia pertambangan.
Kini, Kykie dikenal aktif dan fokus di bidang pertambangan, mulai dari pengiriman material, peran sebagai mediator, hingga pengajar.

Sebagai founder AMK (Academy Mediator Kiki), Kykie menghadirkan ruang belajar yang berbeda.
Ia mengajarkan ilmu-ilmu praktis yang tidak ditemukan di bangku sekolah maupun perkuliahan.
Ilmu lapangan, strategi bisnis nyata, hingga cara membaca peluang industri ia bagikan secara terbuka.
Kelas AMK menjadi wadah lahirnya strategi bisnis yang meluas, berbasis pengalaman langsung, bukan sekadar teori.
Suka dan duka tentu menjadi bagian tak terpisahkan.
Tantangan terbesar justru datang dari kenyataan bahwa jalan yang ia tempuh bukan jalur umum.
Namun di situlah kekuatannya. Dengan strategi, keberanian belajar, dan kemampuan membangun jaringan, Kykie berhasil menciptakan perannya sendiri.
Ia dikenal sebagai satu-satunya perempuan yang mampu merekam dan menapaki dunia pertambangan, dari nol dari penjual kecil, menjadi mediator, hingga dipercaya sebagai bandar material.
Dalam setiap langkahnya, Kykie meyakini bahwa kemudahan selalu datang bagi mereka yang berniat baik.
Ia bersyukur atas kelancaran yang terus ia rasakan, serta kesempatan untuk selalu memberi manfaat bagi banyak orang.
Baginya, kesuksesan bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan seberapa besar dampak positif yang bisa ditinggalkan.
Kepada para perempuan di luar sana, Kykie menyampaikan pesan tegas namun penuh harapan:

Perempuan harus mampu berdiri di atas kaki sendiri. Berkarya, berani mengambil peran, dan memberi manfaat bagi sesama.
Karena sebaik-baik manusia adalah mereka yang kehadirannya membawa kebaikan bagi orang lain.
Perjalanan Kykie adalah bukti bahwa latar belakang bukanlah batas, melainkan pijakan.
Dari kampung kecil di Banten, ia kini menorehkan namanya di industri besar.
Menginspirasi, membuka jalan, dan membuktikan bahwa perempuan mampu menembus batas apa pun.
Source image: kykie












