Irzana Tristiya: Kembali Pulang pada Passion, Menemukan Arti Bahagia

Nosel.id Jakarta- Irzana Tristiya lahir dan besar di Jakarta, namun membawa akar budaya Dayak–Melayu dari Pontianak, Kalimantan Barat.

Sebagai anak pertama dari tiga bersaudara, ia tumbuh dalam keluarga yang hangat dan harmonis.

Lingkungan yang membentuknya menjadi pribadi yang bertanggung jawab, peka, dan terbiasa menjadi penguat bagi sekitarnya.

Perjalanan karier Irzana dimulai sejak tahun 2006 melalui ajang Model KawanKu, satu angkatan dengan Celine Evangelista.

Dunia modeling kemudian menjadi ruang awalnya belajar tentang profesionalisme, disiplin, dan ketahanan mental.

Ia terus berkarya hingga tahun 2019, termasuk mengikuti ajang Abang None Jakarta Pusat.

Namun, hidup membawanya pada persimpangan.

Irzana sempat menjauh dari dunia hiburan dan memilih peran lain yang tak kalah bermakna, menjadi Guru Bahasa Inggris di salah satu sekolah swasta.

Di masa itu, Irzana banyak berefleksi. Ia mencari makna: ingin menjadi apa, bahagia seperti apa, dan jalan hidup seperti apa yang ingin ia jalani.

Fase naik-turun tersebut justru menjadi momentum penting.

Dari pencarian itulah ia menyadari bahwa dunia entertain bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan hati. Perlahan, ia kembali melangkah.

Kembalinya Irzana ke dunia hiburan dimulai melalui proyek Theater Immersive di Pandora, yang membuka pintu pada kesempatan-kesempatan berikutnya.

Ia kemudian terlibat dalam proyek film Ratu Petaka bersama Gandhi Fernando, dan hingga kini masih menjalani beberapa proyek lain yang tengah dalam proses syuting.

Perjalanan ini menjadi bukti bahwa ketika seseorang kembali pada passion-nya, semesta sering kali menemukan caranya sendiri untuk membuka jalan.

Bagi Irzana, sisi menyenangkan dari profesi ini adalah fleksibilitas waktu dan kesempatan untuk bertemu dengan banyak karakter manusia.

Setiap pertemuan menjadi pembelajaran, tentang adaptasi, empati, dan kedewasaan.

Ia menjalani pekerjaannya dengan rasa nyaman, karena sejalan dengan mimpi dan tujuan hidupnya.

Tantangan tentu ada, terutama persaingan di industri yang semakin padat oleh talenta-talenta hebat.

Namun Irzana memilih menyikapinya dengan kesabaran dan optimisme. Tanpa tekanan berlebih, ia justru menikmati prosesnya.

Harapan Irzana ke depan sederhana namun penuh makna.

Ia berdoa agar perjalanan kariernya di dunia entertain semakin lancar, semakin banyak pintu terbuka untuk proyek-proyek baru, dan dirinya bisa terus bertumbuh sebagai aktor dan model yang bertalenta, profesional, dan berintegritas.

Untuk keluarga, ia berharap kehangatan dan kasih sayang selalu terjaga, rezeki dilancarkan, serta kesehatan jiwa dan raga senantiasa menyertai.

Ia juga ingin dikelilingi oleh orang-orang yang baik, positif, dan saling menguatkan.

Sebagai penutup, Irzana meninggalkan pesan yang mencerminkan perjalanan hidupnya:

Just because it’s taking time, doesn’t mean it’s not happening.”

Ia percaya bahwa dengan terus menebar kebaikan, bersabar, dan percaya pada diri sendiri, setiap proses pasti memiliki jalannya.

Hidup mungkin tidak selalu berjalan cepat, tapi selama dijalani dengan keyakinan, semuanya bisa dilalui dengan baik.

Kisah Irzana Tristiya adalah tentang keberanian untuk berhenti sejenak, mendengar suara hati, dan kembali pulang pada passion, karena terkadang, arah yang kita cari justru sudah lama menunggu untuk kita sadari.

 

 

Source image: irzana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *