Nosel.id Jakarta- Makassar dikenal sebagai kota yang hangat bukan hanya oleh cuacanya, tetapi oleh keramahan dan keterbukaan warganya. Di kota inilah Indriy Wijaya tumbuh dan menempa diri.
Lingkungan yang penuh keakraban membentuk karakternya menjadi pribadi yang mudah beradaptasi, komunikatif, dan mampu menjalin relasi dengan beragam latar belakang manusia.
Perjalanan karier Indriy dimulai dari dunia modeling. Dari panggung peragaan, ia belajar tentang kepercayaan diri, pembawaan diri, serta pentingnya citra dan etika.
Seiring waktu, ketertarikannya pada dunia komunikasi membawanya terjun sebagai Master of Ceremony (MC).
Dunia ini tidak hanya menuntut kemampuan berbicara, tetapi juga kepekaan membaca suasana, kedisiplinan waktu, dan profesionalisme dalam segala kondisi.
Berbekal pengalaman panjang sebagai MC, Indriy kemudian melangkah lebih jauh dengan membuka sekolah dan manajemen MC di Makassar.
Keputusan ini lahir dari keinginan untuk berbagi ilmu dan menciptakan ruang pembelajaran yang tidak hanya mengasah teknik, tetapi juga membentuk karakter.

Baginya, menjadi MC bukan sekadar tampil di atas panggung, melainkan tentang membawa tanggung jawab, menjaga integritas, dan menghormati setiap profesi yang terlibat dalam sebuah acara.
Salah satu hal yang paling ia syukuri dari perjalanan kariernya adalah kesempatan bertemu dengan berbagai karakter, profesi, dan latar belakang manusia.
Dari setiap perjumpaan, selalu ada pelajaran tentang empati, komunikasi, dan kedewasaan.
Namun di balik itu semua, tantangan terbesar tetap ada: menjaga konsistensi disiplin dan profesionalisme, bahkan ketika berada dalam situasi yang tidak ideal. Tantangan inilah yang justru menguatkan prinsip hidupnya.
Memasuki tahun 2026, Indriy menyimpan harapan sederhana namun bermakna dalam: semoga semua hal baik menemukan jalannya masing-masing untuk hadir dalam kehidupan.
Bukan hanya tentang kesuksesan pribadi, tetapi juga tentang kebermanfaatan yang lebih luas bagi orang-orang di sekitarnya.
Bagi Indriy Wijaya, hidup ini bukan sekadar tentang pencapaian hari ini.
Hidup adalah ruang untuk memantaskan diri menuju kehidupan yang lebih kekal.

Karena itu, ia percaya setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjadi sebaik-baiknya pribadi yang bermanfaat bagi sesama, dan juga bagi dirinya sendiri di masa depan.
Dari Makassar, Indriy Wijaya terus melangkah, membangun manusia-manusia profesional dengan hati, nilai, dan kesadaran.
Sebab pada akhirnya, warisan terbaik bukan hanya tentang apa yang kita capai, tetapi tentang kebaikan yang kita tinggalkan.
Source image: indriy














