Indasari Laulo, Kesusahan Sehari Cukuplah Untuk Sehari, Nikmati Prosesnya Hasilnya Pasti Kita Tuai

Nosel.id Jakarta- Indasari Laulo, seorang perempuan asal Kota Manado, Sulawesi Utara, tumbuh di tengah lingkungan yang sarat akan cinta dan kebersamaan.

Kota yang dikenal dengan semboyan “Sitou Timou Tumou Tou,” yang berarti Manusia Hidup untuk Memanusiakan Manusia Lain, menjadi landasan nilai hidup Indasari dalam menjalani profesi dan kehidupannya sehari-hari.

Indasari tumbuh bersama keluarga besar di kota yang indah dengan masyarakat yang ramah dan saling mendukung.

Lingkungan keluarga yang penuh cinta dan solidaritas menjadi pijakan kuat dalam membentuk kepribadiannya yang peduli terhadap sesama.

Manado, dengan segala keindahannya, memberikan kenangan manis yang terus ia bawa hingga sekarang.

Saat ini, Indasari bekerja sebagai Pranata Laboratorium Kesehatan di Laboratorium Klinik Terpadu RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.

Dalam profesinya, ia bertanggung jawab atas analisis dan pemeriksaan sampel medis seperti darah, urin, dahak, hingga cairan tubuh lainnya.

Tidak jarang, ia bercanda bahwa dirinya dijuluki “vampir rumah sakit” karena tugasnya yang sering mengambil darah pasien.

Selain itu, Indasari juga aktif dalam pelayanan di gereja sebagai seorang penyanyi.

Bagi Indasari, melayani melalui nyanyian adalah bentuk lain dari menyampaikan cinta dan kedamaian kepada sesama.

Meski sibuk, ia selalu menyempatkan diri untuk berlibur bersama keluarga, sahabat, atau rekan kerja, karena baginya waktu bersama orang-orang tercinta adalah bagian penting dari hidup.

Sebagai seorang tenaga kesehatan, Indasari menghadapi berbagai tantangan. Pekerjaannya menuntut ketelitian, kesabaran, dan tanggung jawab besar karena hasil analisis laboratorium adalah salah satu dasar penting dalam diagnosis pasien.

Namun, ia merasa puas ketika pekerjaannya membantu menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

“Sukanya adalah ketika bisa memberikan kontribusi nyata untuk kesehatan pasien. Tapi, kadang dukanya adalah harus siap menghadapi tekanan kerja dan stigma.

Contohnya, julukan ‘vampir rumah sakit’ itu kadang lucu, tapi juga menunjukkan kurangnya pemahaman tentang pentingnya peran kami,” ungkapnya.

Indasari memiliki harapan besar untuk keluarga, karir, dan kehidupan sosialnya. Ia berharap semua orang selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kelimpahan berkat dalam setiap bidang kehidupan.

Untuk pembaca di seluruh Indonesia, Indasari menyampaikan pesan penting:

“Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. Nikmati prosesnya karena suatu saat kita pasti akan menuai hasilnya.”

Baginya, hidup adalah tentang menerima tantangan, menjalani proses, dan percaya bahwa hasil baik akan datang pada waktunya.

Dengan dedikasi tinggi di dunia kesehatan, semangat pelayanan, dan cinta untuk sesama, Indasari Laulo membuktikan bahwa menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain adalah pencapaian yang paling membanggakan.

Dalam kesibukannya, ia tetap menjaga keseimbangan antara karir dan kehidupan pribadi, sembari terus menginspirasi orang-orang di sekitarnya untuk menjalani hidup dengan penuh makna.

 

Source image: indasari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *