Nosel.id Jakarta- Berasal dari Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Indah Praba tumbuh dan besar di lingkungan keluarga yang hangat dan saling mendukung.
Kota itu bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga menjadi saksi perjalanan hidup dan karier yang kini ia jalani dengan penuh kesadaran dan rasa syukur.
Perjalanan kariernya di dunia komunikasi dimulai dari hal yang tak terduga. Setelah memutuskan resign dari pekerjaan sebelumnya, Indah mencoba mengisi waktu dengan mengikuti audisi presenter di salah satu televisi lokal di Lubuklinggau.
Langkah kecil itu justru menjadi pintu pembuka. Ia berhasil terpilih sebagai presenter, lalu melanjutkan proses belajarnya di dunia penyiaran dengan menjadi announcer radio.
Dari sana, kesempatan demi kesempatan datang, hingga akhirnya ia mulai dipercaya menjadi MC di berbagai acara mulai dari skala kecil hingga yang lebih besar.
Bagi Indah, profesi MC bukan sekadar pekerjaan, melainkan proses pembentukan diri.
Dunia ini mengajarkannya banyak hal: bagaimana mengendalikan suasana, membaca situasi dengan cepat, serta tetap profesional dalam berbagai kondisi.
Pengalaman-pengalaman itulah yang perlahan membentuknya menjadi pribadi yang lebih kuat dan matang.
Di tengah perjalanan kariernya, Indah juga menjalani peran sebagai seorang ibu. Baginya, ini bukanlah penghalang, melainkan bagian dari perjalanan yang justru memperkaya makna hidup.
Ia percaya bahwa perempuan, termasuk generasi Z yang telah memilih berkeluarga, tetap memiliki ruang untuk berkembang dan mengejar potensi diri.
Indah menyimpan harapan besar untuk masa depannya. Ia ingin karier yang dijalaninya terus tumbuh dengan berkah, berjalan lancar, dan memberi manfaat, khususnya untuk menginspirasi anak-anak muda seusianya.
Ia ingin menunjukkan bahwa menjadi seorang ibu bukan akhir dari mimpi, melainkan awal dari versi diri yang lebih kuat dan bermakna.
Melalui kisahnya, Indah juga menyampaikan pesan yang relevan bagi banyak perempuan muda:
Memilih menikah di usia muda bukanlah sesuatu yang harus diragukan, selama dilakukan dengan pasangan yang tepat.
Pasangan yang tidak hanya hadir, tetapi juga membersamai proses, mendukung hal-hal positif, dan tidak merasa terancam oleh potensi yang dimiliki.
“Untuk kita Gen Z yang sudah memilih berkeluarga, itu hebat,” ungkapnya. “Di saat kita harus membagi peran, namun tetap memilih untuk berkembang, itu bukan hal yang mudah.
Karena itu, penting untuk memilih pasangan yang bisa berjalan bersama, bukan membatasi langkah kita.”
Bagi Indah Praba, hidup adalah tentang keseimbangan antara peran, mimpi, dan proses belajar yang tak pernah selesai.
Dan dari Lubuklinggau, ia membuktikan bahwa perempuan bisa tetap bersinar, tanpa harus meninggalkan siapa dirinya sebenarnya.
Source image: Indah
