Huawei Perkasa, Sebagai Tanda Asia Menjadi Pemimpin Peradaban Selanjutnya?

Huawei, perusahaan yang berbasis di kota China ini ialah sungguh perusahaan teknologi bermental petarung dan mental jawara. Masuk dan menguasa medan pasar, sekaligus mewakili sebagai “pride” negaranya yang sudah menjadi negara peniru menuju negara inovasi.

Ren Zhengfei, founder Huawei mengungkapkan pada hari-hari kemarin penangkapan putrinya Meng Wanzhou lebih banyak muatan politis, yang entah tujuan akhirnya untuk mntah tujuan akhirnya untuk meredam atau mengunci agar Huawei tidak mendominasi dan mengalahkan pabrikan asli dari Amerika Serikat. Beberapa modus operandi politis penangkapan Wanzhou seperti penipuan bank, pencucian uang atau pencurian rahasia dagang.

Kami tetap menjad juara karena kualitas dan produk kami. Dunia tidak bisa meninggalkan kami karena kami lebih maju, kalau ada propaganda yang bisa mempengaruhi itu hanya bersifat sementara dan sedikit memperlambat laju saja, tidak lebih.

Huawei sangat elastis. Bisa menjadi sangat kecil atau membentuk ukuran baru, dan Huawei tetap menyimpan kekuatan besar, ada kejutan-kejutan. Ren menambahkan “ Jika lampu mati di Barat, Timur akan tetap benderang. Dan jika Utara gelap, masih ada Selatan. Amerika tidak sama dengan dunia. Amerika hanya mewakili sebagian dunia.”

Lalu pendapat Ren tentang putrinya yang juga CEO Huawei tentang penangkapan oleh Amerika Serikat menambahkan, “ Pertama, saya keberatan dengan apa yang telah AS lakukan. Tindakan bermotif politik semacam ini tidak bisa diterima.

“AS gemar memberi sanksi kepada pihak lain. Setiap kali ada masalah, mereka menggunakan metode peperangan semacam itu.”Kami keberatan dengan hal ini. Namun, karena kini kami berada pada jalur ini, kami menyerahkan pengadilan menanganinya.”

Sisi unggul atau potensi besar dari Huawei jika idealnya tak ada kasus-kasus ini semisal,  China lewat Huawei bisa menguasai teknologi 5G secara luas sebelum perusahaan AS mengembangkan teknologi ini.

Dan dengan bantuan peralatan Huawei, China akan menggantikan Silicon Valley sebagai pusat inovasi dunia, ujar beberapa pembuat kebijakan di Washington dan eksekutif di industri tersebut.

Teknologi 5G ini juga dapat digunakan China untuk memata-matai orang Amerika Serikat dan menguntit AS.

Dan lagi-lagi, apakah ini pertanda memang fase imperium Barat akan habis?

Dan berganti dari negara timur, seperti China, India dll yang sedikit demi sedikit menyusul untuk menggantikan dan estafet sebagai negara penuntun dan pemberi arah baru peradaban?

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *