Nosel.id Jakarta- Gisella Audrey tumbuh dalam kenangan masa kecil yang hangat di Kota Bandung.
Ia dibesarkan dalam keluarga kecil yang harmonis, tempat suka dan duka dilalui bersama, dengan cinta dan kasih sayang sebagai fondasi utama.
Bagi Gisella, masa kecil bukan sekadar fase kehidupan, melainkan ruang belajar yang membentuk cara pandangnya hari ini.
“Nikmati masa kecil selayaknya anak-anak, sambil belajar bertumbuh dan mengembangkan skill,” ujarnya.
Nilai itu terus ia bawa hingga dewasa—bahwa setiap fase hidup perlu dijalani dengan kesadaran, rasa syukur, dan kemauan untuk berkembang.
Kini, Gisella menetap di Sukabumi mengikuti sang suami. Peran barunya sebagai istri tidak membuatnya berhenti berkarya.

Ia justru aktif mengisi hari dengan membuat konten storytelling, melakukan siaran live dari rumah, sekaligus mendampingi dan mendukung bisnis suaminya.
Baginya, produktif bukan soal seberapa sibuk, tetapi seberapa bermakna aktivitas yang dijalani.
Di sela kesibukan, Gisella menjaga keseimbangan hidup lewat olahraga.
Mulai dari treadmill, olahraga pagi di luar rumah, hingga bermain badminton, aktivitas fisik menjadi caranya merawat tubuh dan pikiran agar tetap sehat dan berenergi.
Tentang suka duka kehidupan, Gisella punya pandangan yang sederhana namun dalam.
Ia percaya bahwa seberat apa pun hari yang dijalani, hidup tetap harus berjalan.
Lelah adalah bagian dari proses bertumbuh. Bersyukur menjadi kunci, karena selalu ada orang lain yang berharap bisa berada di posisi yang sedang kita jalani saat ini.
Harapan Gisella pun tidak berlebihan, namun penuh makna: sehat, panjang umur, bahagia, dan selamat dalam menjalani hidup.

Ia ingin terus melangkah dengan semangat baru, meningkatkan value diri, dan konsisten mengembangkan potensi yang dimiliki.
Satu prinsip hidup yang ia pegang teguh adalah tentang makna kesederhanaan.
“Hidup itu nggak boleh sederhana. Tapi harus kuat, hebat, dan bermanfaat. Yang boleh sederhana itu cuma sikap kita.”
Lewat perjalanan hidupnya, Gisella Audrey menunjukkan bahwa perempuan bisa tetap bertumbuh, berkarya, dan memberi manfaat.
Tanpa kehilangan kelembutan, tanpa meninggalkan rasa syukur, dan tanpa berhenti mengembangkan diri.
Source image: gisella












