Ghita Afriliani, S.Pd. Gr: Merawat Harapan, Mendidik Generasi, dan Bertumbuh Bersama Perjuangan

Nosel.id Jakarta- Ghita Afriliani lahir di Kota Serang, Banten.

Namun hidup membawanya tumbuh dan berakar di Sukabumi, Jawa Barat, kota kecil yang asri, sederhana, namun penuh makna.

Sukabumi bukan sekadar tempat tinggal baginya, melainkan ruang pulang yang memberi rasa nyaman, ketenangan, dan kekuatan untuk terus melangkah.

Di kota inilah Ghita belajar bahwa kehidupan tidak selalu tentang gemerlap, melainkan tentang ketulusan dan keberanian untuk bertahan.

Sebagai seorang single parent, perjalanan hidup Ghita tidak pernah mudah. Ia memikul peran ganda, menjadi orang tua sekaligus penopang masa depan.

Namun keterbatasan tidak pernah mematahkan semangatnya. Justru dari sanalah tumbuh tekad untuk terus berjuang, berkarya, dan memberi makna.

Ghita adalah seorang guru, pendidik yang percaya bahwa ilmu adalah jalan perubahan.

Di saat yang sama, ia juga seorang entrepreneur yang berani bermimpi dan mengambil risiko.

Di luar profesinya sebagai guru, Ghita membangun beberapa usaha dengan penuh dedikasi.

Ia mendirikan gospeak.id, sebuah kursus bahasa Inggris yang lahir dari kepeduliannya terhadap pentingnya pendidikan dan penguasaan bahasa global.

Ghita juga mengembangkan lafroze.id, usaha chilled dessert dan frozen food yang tumbuh dari kreativitas dan kejelian melihat peluang.

Selain itu, sejak 2015 Ghita menekuni dunia kecantikan melalui gapsmakeover sebagai MUA.

Sebuah perjalanan panjang yang aktif hingga 2024 dan kini tengah beristirahat sejenak, demi fokus pada pengembangan dua usaha utamanya.

Menjalani pekerjaan tetap sambil merintis usaha tentu penuh dinamika. Ada hari-hari yang padat, melelahkan, dan terasa berat. Zumba dan tenis menjadi salah satu release time nya juga.

Dahulu, Ghita harus mengatur segalanya sendiri, pekerjaan, usaha, dan urusan rumah. Hidup terasa begitu hectic, namun ia tidak menyerah.

Ia memahami bahwa sebagian besar kehidupan memang tentang perjuangan. Tentang jatuh, bangkit, lalu belajar kembali.

Kini, langkahnya lebih terarah. Ghita mulai membangun tim di gospeak.id dan memiliki satu karyawan di usaha makanan yang ia jalankan.

Bukan karena perjuangan telah usai, tetapi karena ia belajar bahwa keberlanjutan lahir dari kolaborasi. Bahwa mimpi besar tidak harus ditanggung sendirian.

Memasuki awal tahun 2026, harapan Ghita terangkai dalam doa-doa yang sederhana namun mendalam.

Ia berharap rencana-rencana baik Tuhan dimudahkan jalannya.

Karier dan usaha dapat tumbuh seimbang—bukan hanya sukses secara dunia, tetapi juga bermakna untuk akhirat.

Ia memohon kesehatan yang lebih baik dari sebelumnya, dan satu hal yang selalu ia pegang: semoga ia dapat terus bermanfaat, di mana pun ia berada.

Prinsip hidup Ghita terangkum dalam satu pesan yang ia hidupi setiap hari:

Be brave to make something, be smart to make it happen, and don’t worry about anything, because God is the best helper in life.”

Sebuah keyakinan bahwa keberanian, kecerdasan, dan kepercayaan kepada Tuhan adalah fondasi terkuat dalam menjalani hidup.

Dari Sukabumi yang tenang, Ghita Afriliani melangkah dengan hati yang teguh mendidik, membangun, dan membuktikan bahwa perempuan dapat berdiri kuat, meski jalan hidup tak selalu mudah.

 

 

Source image: ghita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *