Fitrie Juni, Tua Itu Pasti, Awet Muda Itu Pilihan

Nosel.id Jakarta- Fitrie Juni adalah sosok inspiratif dari pesisir utara Jawa, tepatnya Tegal, Jawa Tengah, sebuah kota di jalur pantura yang identik dengan cuaca hangat, laut, dan denyut kehidupan yang dinamis. Meski dikenal panas saat musim kemarau, Tegal juga menyimpan sisi lain yang menenangkan.

Hanya sekitar satu jam perjalanan, hamparan dataran tinggi dengan udara sejuk seperti kawasan wisata pemandian air panas Guci menjadi pelarian sempurna dari hiruk pikuk kota. Di tengah lanskap inilah perjalanan Fitrie dimulai dan berkembang.

Sebagai seorang pengusaha, Fitrie menjalankan klinik kecantikan besar di kota kelahirannya. Dunia yang ia geluti menuntut ketelitian, konsistensi, dan kepedulian terhadap penampilan serta kesehatan.

Namun siapa sangka, perjalanan personalnya justru mengalami transformasi besar bukan dari ruang klinik, melainkan dari langkah-langkah kecil di lintasan lari.

Tahun 2024 menjadi titik balik. Berawal dari keinginan sederhana untuk menurunkan berat badan, Fitrie memberanikan diri mencoba olahraga lari setelah adanya event di kotanya. Saat itu, ia berada di angka 89 kilogram.

Dengan tekad kuat, ia mulai membangun kebiasaan baru, berlari dan melengkapi rutinitasnya dengan latihan di gym.

Prosesnya tidak instan, tetapi konsistensi yang ia jaga perlahan membuahkan hasil nyata. Dua tahun kemudian, di 2026, berat badannya turun menjadi 69 kilogram.

Lebih dari sekadar angka, perubahan ini menghadirkan versi baru dari dirinya—lebih sehat, lebih kuat, dan lebih percaya diri.

Di balik pencapaian tersebut, tentu ada cerita suka dan duka. Fitrie dengan santai mengakui bahwa aktivitas outdoor membuat warna kulitnya berubah menjadi lebih eksotis, sebuah “tanda” dari perjuangan di bawah terik matahari.

Namun bagi dirinya, itu adalah bagian dari proses yang patut dinikmati. Sisi positifnya jauh lebih besar: tubuh menjadi lebih lean, stamina meningkat, dan kesehatan yang jauh lebih terjaga.

Ia merasakan sendiri bagaimana olahraga mampu mengubah kualitas hidup secara menyeluruh.

Komitmennya pun terus berkembang. Dalam waktu dekat, Fitrie akan mengikuti ajang BTN Jakarta International Marathon pada bulan Juni, sebuah momen spesial yang bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-40. Ia tidak tanggung-tanggung, memilih kategori marathon penuh 42 kilometer.

Sebuah tantangan besar yang menjadi simbol perjalanan, kedisiplinan, dan keberanian untuk terus melampaui batas diri.

Bagi Fitrie, olahraga bukan sekadar tren atau aktivitas sesaat, melainkan investasi jangka panjang. Ia percaya bahwa siapa pun bisa memulai, tanpa harus menunggu sempurna. Pesannya sederhana namun kuat:

Mulai saja dulu. Tidak perlu langsung berlari jauh cukup dari niat bangun pagi, berjalan kaki, dan melakukannya secara konsisten, misalnya tiga kali seminggu. Dari kebiasaan kecil itulah perubahan besar akan tumbuh.

Ia juga meninggalkan sebuah pesan yang begitu relevan untuk semua kalangan:

Tua itu pasti, awet muda itu pilihan.”

Menurutnya, investasi terbaik yang bisa dilakukan sejak dini adalah menjaga kesehatan melalui olahraga dan membangun massa otot sebagai bekal di masa tua.

Kisah Fitrie Juni adalah bukti nyata bahwa perubahan tidak mengenal kata terlambat. Dari seorang perempuan yang pernah berjuang dengan berat badan, kini ia berdiri sebagai pribadi yang lebih sehat, aktif, dan penuh semangat.

Sebuah perjalanan yang mengingatkan bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten mampu membawa kita menuju versi terbaik diri di usia berapa pun.

 

Source image: fitrie

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *