Nosel.id Jakarta- Fina Afriana lahir dan tumbuh di Pontianak, kota yang dikenal sebagai Kota Khatulistiwa, tempat matahari berdiri tepat di garis tengah bumi, sekaligus kota yang kaya akan keberagaman budaya dan kuliner yang menggoda.
Berasal dari perpaduan darah Tionghoa dan Bugis, Fina tumbuh dengan nilai keterbukaan, kerja keras, dan semangat untuk terus bergerak maju.
Pontianak bukan hanya latar tempat, tetapi bagian dari identitas dirinya.
Kehangatan kota, keramahan warganya, serta kekayaan rasa dalam setiap hidangan khasnya menjadi bagian dari keseharian yang membentuk karakter Fina: sederhana, aktif, dan penuh rasa syukur.
Saat ini, Fina bekerja di industri kosmetik—bidang yang menuntut ketelitian, disiplin, dan konsistensi tinggi.
Di tengah kesibukan kerja, ia tetap memberi ruang untuk dirinya sendiri melalui olahraga, terutama lari.
Bagi Fina, lari bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan gaya hidup.

Kecintaannya pada olahraga lari sebenarnya sudah dimulai sejak masa SMA. Namun, titik balik konsistensi terjadi pada awal tahun 2021.
Sejak saat itu, lari menjadi rutinitas yang tidak hanya menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga kesehatan mental.
Setiap langkah adalah ruang refleksi, setiap napas adalah pengingat untuk tetap seimbang dalam menjalani hidup.
Buah dari konsistensi itu mulai terasa di tahun 2023.
Fina mulai aktif mengikuti berbagai race dan event lari, didukung oleh komunitas pelari, teman-teman, serta orang-orang terdekat yang selalu memberi semangat.
Dari lintasan ke lintasan, ia belajar bahwa dukungan lingkungan dan kemauan diri sendiri adalah kombinasi yang luar biasa.
Memasuki tahun 2026, Fina menyimpan harapan yang tulus dan membumi.
Ia ingin menjadi manusia yang berguna, tetap konsisten berolahraga, hidup sehat dan bahagia, sukses secara finansial, namun tetap rendah hati.
Lebih dari itu, ia ingin memiliki kemampuan untuk menolong orang-orang yang membutuhkan dan menjadi bagian dari kebaikan di sekitarnya.
Ia juga menyelipkan doa sederhana namun penuh makna: semoga orang-orang baik di sekelilingnya selalu diberi kesehatan dan kekuatan.

Bagi Fina, memulai tahun baru tidak perlu hal yang rumit, cukup dengan berdoa, lari pagi, dan menikmati makanan enak dengan hati yang bersyukur.
Kisah Fina Afriana mengajarkan bahwa hidup yang baik dibangun dari kebiasaan kecil yang dilakukan dengan konsisten.
Dari Pontianak, dari lintasan lari, ia melangkah pelan namun pasti, menata hidup yang sehat, seimbang, dan penuh kebaikan.
Source image: fina














