Nosel Purworejo- Acara yang dihelat di Aula SMP 4 Purworejo ini dihadiri oleh segenap siswa kelas 9 dan guru-guru serta di meja depan ada Dewan Pengawas, Kepala Sekolah, moderator dan dua narasumber dimana adalah alumni SMP 4 dan juga tokoh terbaik dari Purworejo.
Moderator, Ahmad, SH lantas menyerahkan kepada Kepala Sekolah untuk membuka sesi prolog sebelum masuk ke narasumber pertama dan kedua.
Kepsek mewakili pihak sekolah mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran dari para senior alumni SMP 3 Purworejo ( jaman dulu) ini. Keduanya merupakan figur terbaik, hebat yang pantas dijadikan teladan dari adik-adik agar berani menjalin mimpi.
Narasumber pertama, Ryan Kiryanto ialah nama yang sudah populer di dunia perbankan dan perekonomian Indonesia. Beliau sekarang berprofesi sebagai Staf Ahli OJK, kemudian pernah menjadi VP atau Vice Pesident Bank BNI dan kolumnis untuk media cetak serta mengisi beberapa pelatihan dan seminar-seminar perekonomian.
Sedang Heri Kuswanto, purnawirawan bintang satu yang baru saja selesai dalam mendedikasikan pengabdiannya di TNI AD juga bukan sosok sembarangan, posisi terakhirnya ialah di bidang Itjenad TNI AD atau Inspektorat Jenderal TNI AD.

Ryan Kiryanto yang masuk di sesi pertama dalam sambutannya menyatakan sama, saat bersekolah di SMP 3 Purworejo ini ya culun bin katrok.
Dalam cerita presentasinya beliau mengajak agar adik-adik tidak harus meniru menjadi seperti dia, karena perjalanan setiap orang berbeda, banyak lika-likunya walau nanti akan berhenti dan sampai pada satu titik terakhir.
Merajut masa depan ceria lewat lewat pendidikan dan ikhtiar yang baik dan benar. Sekolah harus yang benar, tidak neko-neko lalu sifat-sifat yang harus dipunyai dengan macam-macam cita kita yaitu bersikap positif, lalu komunikatif, respek, empati, rendah hati, perbanyak teman-teman yang baik serta sifat-sifat mulia dan baik lainnya.
Terakhir, beliau menambahkan kita harus bersiap dan sudah mampu untuk adaptasi dengan dunia digitalisasi yang sangat cepat perkembangannya dan keseimbangan hidup dalam diri harus kita jaga, “Ora nyeketuk sinau wae, senang musik, olahraga hobi lain ya jangan dipendam” tutupnya

Heri Kuswanto secara singkat memaparkan CV perjalanan karir di dunia militer dan terakhir di Inspektorat yang bertugas mengawasi batalyon-batalyon TNI AD se Indonesia. Mimpi harus ada biar semangat dan ada golnya pesan beliau. Kemudian jiwa kepemimpinan, kebetulan sejak kelas dua sampai tiga SMP dan di SMA beliau selalu menjadi ketua kelas.
“Mungkin dari sini jiwa leadership saya terbentuk ya.” tukas Heri. Lalu beliau menerangkan masa kecil yang sama dengan adik-adik, saat kecil balita pernah hanyut di sungai Kedungputri sampai sakit tipes berkepanjangan saat sekolah SMP.
Dalam penutupnya Brigjen ( Purn) TNI Heri Kuswanto memberikan pesan kepada dik-adik bahwa dunia IT harus bisa menambah wawasan, jangan membuang waktu bermain game.
Beliau memanggil adik-adik satu persatu untuk diberi pertanyaan, yang berhasil diberikannya gift unik.














