Nosel.id Jakarta- Palangka Raya, ibu kota Kalimantan Tengah, bukan hanya tempat lahir bagi Eka Sinta Lestari, tetapi juga saksi perjalanan hidupnya.
Sebagai suku Dayak asli, Eka menghabiskan seluruh hidupnya di kota ini dari kecil, bersekolah, kuliah, bekerja, hingga berumah tangga.
Namun, takdir berkata lain, dan kini ia menjalani hidup sebagai single parent bagi dua putri tercintanya.
Dalam kesehariannya, Eka bekerja sebagai staf keuangan di sebuah perusahaan. Namun, tak berhenti di situ, ia juga memiliki usaha bernama Jejualanku.PKY, yang bergerak di bidang dekorasi balon, pembuatan explosion box, buket, parsel, dan lainnya.
Dengan adanya toko fisik yang juga berfungsi sebagai bengkel kerja, usahanya berjalan fleksibel karena berlokasi dekat dengan rumah.
Sebagai seorang ibu tunggal yang harus menyeimbangkan pekerjaan, usaha, dan keluarga, Eka merasa bahwa waktunya selalu habis untuk bekerja. Kesehatan sempat terabaikan, hingga akhirnya ia menemukan pound fit.

Awalnya, ia hanya mengikuti kelas online, tetapi kemudian merasa jatuh cinta dengan olahraga ini.
Demi menjaga kesehatan sambil tetap produktif, ia pun mengambil training sebagai instruktur pound fit pada November 2023.
Keputusan ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi peluang menambah penghasilan.
Kini, Eka tidak hanya menjadi instruktur pound fit, tetapi juga telah beberapa kali menjadi talent di berbagai event besar yang disponsori oleh Natasha Skin Clinic Center, Klinik Givana, Wardah, Marcks’, Kimia Farma Apotek, Lippo Plaza Palangka Raya, serta Palangka Raya Mall, juga event bersama Herbalife.
Ia juga sering menerima panggilan untuk corporate atau privat class dari berbagai instansi, baik pemerintahan, swasta, bank, maupun BUMN.
Sebagai instruktur pound fit kedua di Palangka Raya, Eka menghadapi berbagai tantangan dalam mengenalkan olahraga ini kepada masyarakat luas.
Tanpa memiliki studio sendiri, ia harus berpindah-pindah dari satu sanggar ke sanggar lain untuk mengajar kelas.
Meskipun melelahkan, respon positif dari banyak orang membuatnya tetap bersemangat.
Dari pound fit, Eka menambah relasi, bertemu orang-orang hebat, dan membangun komunitas yang positif.
Sebagai seorang ibu tunggal, Eka memiliki harapan besar untuk tetap sehat, kuat, dan bahagia, agar dapat terus menjaga keluarganya.
Pound fit memberinya alasan untuk tetap berolahraga di tengah kesibukan dan membantu menopang ekonomi keluarga. Ia juga berharap agar komunitas pound fit di Palangka Raya semakin berkembang dan semakin banyak orang yang merasakan manfaatnya.
Pesannya untuk semua yang membaca:
“Tuhan menempatkan kita dalam kondisi yang terkadang terasa sulit, tetapi di baliknya selalu ada berkat lain yang datang.
Selalu bersyukur. Lelah bukan berarti harus mengeluh—kadang kita hanya perlu berhenti sejenak, lalu melanjutkan lagi.
Selama masih bernafas, kita tetap punya tanggung jawab untuk kebahagiaan diri sendiri dan orang-orang terkasih.”
Source image:eka















