Nosel.id Jakarta- Dwi Sindy, seorang konten kreator berbasis di Lampung, saat ini menetap di Kota Tulang Bawang Barat setelah menikah.
Namun, masa kecilnya dihabiskan di Pesawaran, sebuah desa di Lampung yang kaya dengan nilai-nilai ramah tamah dan semangat gotong royong antar tetangga.
“Desa tempat saya tumbuh itu hangat sekali. Orang-orangnya saling membantu, dan itu memberikan kenangan indah yang selalu saya ingat,” ungkap Sindy.
Perjalanan Dwi Sindy di dunia konten sebenarnya dimulai sejak masa kuliah. Kala itu, ia sempat menjadi foto model dan peraga busana.
Namun, rasa kurang percaya diri sempat membuatnya berhenti. Setelah menikah, dukungan dari sang suami membuka kembali pintu kreativitasnya.
“Suami saya sangat mendukung. Awalnya iseng saja, foto-foto barang yang sering saya beli.
Tapi ternyata lama-lama ada brand yang tertarik dan mengajak saya kolaborasi,” cerita Sindy.
Meski menikmati setiap prosesnya, menjadi konten kreator sekaligus seorang istri dan ibu tentu menghadirkan tantangan tersendiri.
“Dukanya sih harus pintar-pintar membagi waktu, supaya anak tidak merasa sering ditinggal.
Tapi sukanya, saya merasa seperti menemukan diri saya lagi. Ini seperti me time yang sangat menyenangkan,” tambahnya dengan antusias.
Sebagai seorang hijaber, Dwi Sindy menjadikan fashion hijab sebagai fokus kontennya.
Kecintaannya pada dunia fashion tercermin dari kemampuannya memadupadankan busana.
“Saya berhijab sehari-hari, jadi rasanya seru saja kalau bisa mix and match outfit,” jelasnya sambil tertawa.
Inspirasi Sindy banyak datang dari influencer ibu kota yang membuatnya ingin terus belajar dan berkreasi meski sudah berumah tangga.
Dwi Sindy memiliki harapan besar untuk tahun 2025. Ia ingin menjadi lebih produktif dan kreatif, memperluas kolaborasi dengan berbagai brand, serta terus menjaga kesehatan fisik dan mental untuk dirinya dan keluarganya.
“Semoga tahun depan bisa lebih banyak kolaborasi. Dan yang terpenting, semoga saya, keluarga, dan semua orang di sekitar saya selalu diberi kewarasan lahir dan batin,” ujarnya penuh harap.
Pesan yang ingin Sindy sampaikan kepada para pembacanya sangatlah inspiratif.
“Kamu hanya boleh membandingkan dirimu dengan masa lalumu, bukan dengan orang lain.
Jangan pernah ragu memulai lagi sesuatu yang sempat berhenti hanya karena takut menjadi bahan pembicaraan.
Teruslah berusaha hingga kamu bangga dengan apa yang sudah kamu dapatkan,” pesannya dengan penuh semangat.
Melalui kontennya, Sindy terus menginspirasi hijaber lain untuk berani berekspresi dengan gaya mereka, tanpa melupakan peran sebagai istri dan ibu.
Source image: dwi sindy













