dr. Sindhi Yulizarwita: Menemukan Makna di Jalan yang Dijalani dengan Disiplin dan Ketulusan

Nosel.id Jakarta- Lahir dan besar di Pekanbaru, Riau, dr. Sindhi Yulizarwita tumbuh dalam lingkungan keluarga yang hangat namun penuh kedisiplinan.

Meski kedua orang tuanya berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, Pekanbaru adalah rumah yang membesarkan dan membentuk karakternya sejak kecil.

Masa kecilnya sederhana, jauh dari gemerlap, tetapi kaya akan nilai: tanggung jawab, konsistensi, dan penghargaan terhadap proses.

Sejak dini, orang tuanya, terutama sang Ayah menanamkan pentingnya pendidikan. Didikan yang tegas membuat Sindhi terbiasa hidup disiplin dan berorientasi pada hasil jangka panjang.

Prestasi akademiknya pun konsisten, selalu berada di peringkat 1 hingga 3 sejak SD sampai SMA.

Tanpa banyak disadari, pola hidup inilah yang kelak menuntunnya ke dunia kedokteran.

Menariknya, impian masa remaja Sindhi tidak langsung mengarah ke profesi dokter.

Ia sempat terpesona dengan dunia kerja profesional melihat sosok perempuan karier yang rapi, percaya diri, dan mandiri.

Namun prestasi akademik yang ia raih membuka kesempatan besar: masuk Fakultas Kedokteran melalui jalur undangan SNMPTN tanpa tes, sebuah kesempatan yang sangat diharapkan oleh sang ayah.

Tak lama setelah itu, hidup memberinya ujian besar.

Ayahnya meninggal dunia saat Sindhi duduk di kelas 3 SMA. Kehilangan tersebut menjadi titik balik.

Sejak saat itu, perjalanan kedokteran bukan lagi sekadar pilihan pendidikan, tetapi amanah dan tekad untuk menuntaskan apa yang telah dipercaya kepadanya.

Ia menjalani setiap tahap dengan kesungguhan penuh, memilih menjadi dokter umum agar memiliki dasar ilmu yang kuat, luas, dan menyeluruh.

Perjalanan menjadi dokter bukanlah jalan singkat. Prosesnya panjang, melelahkan, dan sarat tanggung jawab.

Ada hari-hari yang menguras tenaga dan emosi, namun ada pula momen yang tak tergantikan saat ilmunya benar-benar bisa membantu orang lain.

Di sanalah Sindhi menemukan makna terdalam dari profesinya. Semua pengorbanan terasa layak ketika kehadirannya membawa manfaat nyata bagi sesama.

Ke depan, dr. Sindhi tidak hanya memanjatkan harapan untuk kemajuan karier.

Ia ingin terus bertumbuh sebagai manusia, diberi kesehatan lahir dan batin, rezeki yang berkah, perjalanan karier yang baik, serta hati yang tetap peduli pada keluarga dan lingkungan sekitar.

Baginya, kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang menjaga nilai kemanusiaan.

Sebagai penutup, dr. Sindhi Yulizarwita meninggalkan pesan sederhana namun mendalam untuk pembaca di seluruh Indonesia:

 “Tidak semua jalan hidup dimulai dari mimpi yang sama.

Tapi ketika dijalani dengan niat baik, disiplin, dan ketulusan, setiap langkah akan menemukan maknanya sendiri.”

Sebuah pengingat bahwa hidup tidak selalu tentang rencana awal, melainkan tentang bagaimana kita setia dan sungguh-sungguh menjalani jalan yang ada di depan kita.

 

 

Source image: dr Sindhi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *