nosel Jakarta- Baru saja Pakuwojo atau Perkumpulan Keluarga Besar Purworejo meresmikan sebuah taman yang berlokasi di Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur bernama Taman Olahraga Pakuwojo. Dan diresmikan oleh beberapa tokoh nasional Purworejo serta tamu undangan dari PJT ( Paguyuban Jawa Tengah), dan beberapa komunitas Purworejo yang ada di Jabodetabek.
“Taman olahraga Pakuwojo ini dibangun untuk membantu pemerintah menekan angka kriminalitas seperti tawuran dan lain sebagainya,” kata Ketua Umum (Ketum) Perkumpulan Keluarga Besar Purworejo (Pakuwojo), Zainal Arifin saat meresmikan taman olahraga Pakuwojo pada Sabtu, 27 Agustus 2022.
Zainal menyampaikan bahwa taman juga digunakan untuk kegiatan masyarakat dan olahraga masyarakat. Beberapa cabang olahraga yang ada di taman olahraga Pakuwojo di antaranya bulu tangkis, tenis meja, fitness dan bola sodok.
Taman Olahraga Pakuwojo berdiri swadaya atas biaya pribadi Zainal Arifin, dan juga PT Turacon Wirasta dan PT Vector Indonesia. Semula kawasan taman olahraga Pakuwojo, ini berupa hunian padat penduduk. Tak sedikit kawasan tersebut nampak kotor dan kumuh. Taman Pakuwojo dibangun untuk kepentingan masyarakat.
Tampak dalam peresmian seperti Dr. Ir. H. Erman Suparno ( Menteri Tenaga Kerja 2005-2009), H. Sutrisman, Leles Sudaryanto ( Ketua PJT Jawa Tengah) dan beberapa tokoh lainnya Bersama-sama menekan tombol sirine untuk meresmikan Taman Pakuwojo Jakarta ini.
Erman Suparno mengapresiasi taman ini karena pembangunan yang diinisiasi Ketum Pakuwojo tersebut bisa memberi dampak positif kepada masyarakat.
“Taman olahraga Pakuwojo ini menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. Jadi silaturahmi warga terjaga,” ujar Erman.
Dalam penutupannya, pendiri Ketoprak Humor dan Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia ( IPHI ) 2021-2026 dan Ketua Umum SKNI ( Sekretariat Keris Nasional Indonesia), menambahkan khusus untuk orang tua dari Purworejo yang ada di Jabotabek akan memberikan kuota khusus untuk berkuliah di salah satu universitas swasta terbaik di Indonesia, yakni di President University.
“Ya, saya akan berikan 10 kuota anak Purworejo, segera hubungi Ketua Umum Pakuwojo, dan tentu ada tesnya. Persiapkan yang terbaik untuk hal ini, di sana saya ikut memberikan beberapa kebijakan dan membantu perkembangan kampus ini.” urai beliau.











